Pergerakan Tanah di Majalengka

Setiap Hari Retakan Semakin Membesar, Warga di Desa Mekarmulya Khawatir Rumah Mereka Ambruk

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, keretakan terjadi di bagian lantai serta dinding di belasan rumah tersebut.

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Kondisi rumah yang mengalami retak-retak akibat pergerakan tanah di Desa Mekarmulya, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka 

Namun, intensitas hujan yan deras pada beberapa hari terakhir ini mengakibatkan rumahnya semakin hancur dan terancam ambruk.

"Dari kejadian Januari lalu, semakin hari semakin bergerak tanahnya, ini saja sudah retak banget, takut roboh rumahnya," ucap Imoh warga Blok Senin.

Dirinya merasa khawatir, peristiwa pergerakan tanah kembali terjadi di rumahnya.

Oleh karena itu, dirinya terpaksa tidak tidur jika hujan terjadi khususnya pada malam hari.

10.000 Lebih Rumah di Karawang Terendam Banjir, Bupati Cellica Tetapkan Status Tanggap Darurat

6 Anak Jadi Yatim Piatu, Ayah Meninggal saat Jenazah Ibu Sedang Dimandikan, Si Bungsu Usia 1 Bulan

"Suka mengungsi kalau ada hujan besar ke tetangga, tapi kalau kecil mah tidak," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, guyuran hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan belasan rumah di Blok Minggu dan Senin mengalami retak-retak di bagian lantai dan dinding.

Hal itu menjadi kekhawatiran tersendiri baik masyarakat maupun Pemerintah Desa setempat.

Rumah dan Musala Hancur

Belasan Rumah warga di Desa Mekarmulya, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka rusak akibat peristiwa pergerakan tanah.

Guyuran hujan deras yang terjadi pada beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dan ditinggal penghuninya.

Halaman
123
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved