TOPIK
Virus Corona Majalengka
-
Sementara itu, untuk kontak erat total sudah diangka 951 seiring kenaikan dengan tingkat signifikan mencapai 16 orang.
-
Menurutnya, mereka sangat membutuhkan semangat dan ketenangan dalam menguatkan imun melawan virus corona tersebut.
-
Kendati demikian, pelaksanaan karantina wilayah atau lockdown yang diterapkan di desa tersebut resmi dicabut.
-
Jubir Satgas Covid-19 Majalengka, Alimudin mengungkapkan data hingga pukul 19.30 WIB jumlah kenaikan kasus mencapai 3 orang.
-
Ade menjelaskan, pihaknya mengaku tidak berani membuka pelayanan umum kepada masyarakat ketika hasil tes swab belum keluar.
-
Ali menjelaskan, puluhan perangkat desa itu menjalani tes swab beberapa hari lalu yang mana masuk dalam orang berkontak erat dengan pasien positif.
-
Menyikapi hal itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Mirat harus berjibaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seluruh pasien.
-
Hasil koordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) setempat, Satgas kecamatan mengeluarkan kebijakan karantina wilayah atau lockdown lokal.
-
Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, tidak ada imbauan pencegahan sesuai protokol kesehatan di dinas tersebut.
-
Beberapa pelanggaran tersebut, di antaranya tidak ada jaga jarak, berkerumun dan tidak ada imbauan sesuai protokol kesehatan.
-
Kegiatan itu diduga berdasarkan adanya laporan bahwa pelayanan di dinas tersebut terkait pencegahan penanganan Covid-19, belum dilakukan.
-
Kondisi itu pernah terjadi di Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, dimana istri, suami dan anaknya tertular virus Corona.
-
Hal itu disampaikan, Jubir Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Majalengka, Alimudin kepada Tribuncirebon.com, Kamis (3/9/2020).
-
Menurutnya, ketika testing dan tracing banyak dilakukan dan disiplin terhadap protokol kesehatan masih kurang, akan banyak ditemukan kasus-kasus baru.
-
Di antaranya, menggelar doa bersama di samping menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana anjuran dari pemerintah pusat.
-
Selain itu, juga saat ini telah terjadi peningkatan jumlah kasus yang terus merangkak naik dalam beberapa bulan terakhir ini.
-
Berbeda pada hari kemarin yang mana kenaikannya hanya satu kasus, jumlah terkonfirmasi positif di kota angin sudah mencapai 58 orang.
-
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Majalengka, Alimudin mengatakan, saat ini pihaknya bersyukur karena tidak ada penambahan kasus Covid-19.
-
Dirinya menjelaskan, dari penambahan kasus sebanyak 9 orang itu, 8 di antaranya berasal dari Kecamatan Leuwimunding.
-
Dalam informasi terbaru itu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kini bertambah menjadi 46 kasus dari sebelumnya 45.
-
Ia menyebut, pihaknya menargetkan bahwa jangan sampai virus Corona masuk ke lingkungan pasar
-
menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, tak terkecuali Bupati Majalengka, Karna Sobahi.
-
Mereka yang ikut dalam kegiatan itu, di antaranya dari aparat TNI Kodim 0617 Majalengka, Polres Majalengka hingga Dinkes Kabupaten Majalengka.
-
Menurutnya, hal itu untuk memberi contoh kepada para pegawai di setiap dinas, bahwa virus Corona itu harus dilawan bukan ditakutkan.
-
Namun demikian, terkait adanya tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif pihaknya juga menunggu hasil swab anggota keluarganya.
-
Bahkan, dirinya juga meminta agar pemerintah daerah juga dapat mengeluarkan Perda untuk pesantren agar bantuan lekas diterima.
-
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Majalengka, Alimudin mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 itu berasal dari transmisi lokal dari klaster medan.
-
Dikatakannya, jika stigma buruk terus terpelihara di masyarakat, dikhawatirkan dapat membuat orang-orang menyembunyikan sakitnya.
-
Yang bersangkutan, sudah lama bekerja sebagai tenaga kesehatan di sebuah RS Swasta di Kabupaten Majalengka tersebut.
-
Dalam kegiatan itu, petugas memberhentikan puluhan pengendara baik roda dua maupun roda empat yang tidak menggunakan masker.