Selasa, 5 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pilgub Jabar 2024

Dedi Mulyadi Kritik Pola Debat Publik Pilgub Jabar 2024: Ini Lebih Mirip Cerdas Cermat

Debat publik kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat berlangsung di salah satu hotel di Jalan Raya Tuparev

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Dedi Mulyadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto 


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Debat publik kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat berlangsung di salah satu hotel di Jalan Raya Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (16/11/2024) malam. 


Acara ini berakhir pukul 23.00 WIB dengan semua pasangan calon sukses menyampaikan visi misi, menjawab pertanyaan panelis, serta menanggapi pernyataan dari paslon lain.


Seusai acara, calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Dedi Mulyadi memberikan tanggapannya mengenai jalannya debat.


Dalam sesi wawancara dengan wartawan, Dedi Mulyadi memberikan kritik terkait format debat yang menurutnya masih jauh dari ideal.

Baca juga: Debat Kedua Pilgub Jabar 2024, Dedi Mulyadi Soroti Penanganan Kuliner Daerah


"Debat kedua ini, kita biasa lah menghadapi perdebatan. Tapi kalau saya boleh memberikan otokritik, ya, ini lebih mirip seperti cerdas cermat."


"Orang-orang terpaku pada jawaban yang sepertinya sudah tersedia di meja mereka masing-masing dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Jadi, tidak ada alur pembicaraan menuju solusi yang sifatnya kebijakan," ujar Dedi Mulyadi, Sabtu (16/11/2024).


Menurut Kang Dedi Mulyadi atau KDM, format debat saat ini terlalu berfokus pada aspek teknis administratif yang tidak menggali pemikiran orisinal dari para calon pemimpin.


"Saya berharap KPU ke depan bisa memperbaiki pola debat ini. Ini kan debat calon gubernur dan wakil gubernur, bukan debat kepala organisasi perangkat daerah."


"Pertanyaan-pertanyaan seharusnya lebih menyoroti aspek idealitas, bukan hal-hal teknis yang sudah terjawab dalam format tanya-jawab seperti tadi. Pemimpin seharusnya mengeluarkan ide dan gagasan orisinal di depan publik, bukan sekadar menjawab pertanyaan yang sifatnya tekstual," ucapnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Bekal Nasi Goreng Ikan Asin saat Debat Pilgub Jabar di Cirebon: Simpel Tapi Penuh Makna


Dedi bahkan membandingkan pola debat di Indonesia dengan debat di Amerika yang menurutnya lebih dinamis dan mampu menggali ide-ide baru dari calon pemimpin.


Setelah debat selesai, semua pasangan calon menggelar konferensi pers singkat termasuk KDM di hadapan awak media.


Para pendukung kemudian meninggalkan lokasi dengan tertib di bawah pengamanan ketat petugas gabungan.


Debat publik kedua Pilgub Jawa Barat pun dinilai sukses terselenggara.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved