Senin, 20 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Transisi Energi

Mitigasi Risiko Kehilangan Pekerjaan Imbas Transisi Energi di Indonesia

Meski dinilai memiliki dampak positif, transisi energi ini memiliki risiko terjadi kehilangan pekerjaan atau adanya PHK

|
Ist/Freepik
Ilustrasi transisi energi untuk atasi perubahan iklim 

Bukan hanya fokus terhadap keselamatan lingkungan dan energi bersih saja, tapi perlu dipikirkan bagaimana memitigasi potensi dampak buruk seperti kehilangan pekerjaan imbas implementasi transisi energi ini.

Transisi energi berkeadilan ini merupakan upaya untuk yang memastikan tak ada seorang pun yang tertinggal atau ditinggalkan dalam proses transisi menuju ekonomi rendah karbon dan berkelanjutan.

Jadi kuncinya adalah tidak ada satupun orang yang harus ditinggalkan atau dipinggirkan.

Dan transisi yang berkeadilan itu juga perlu mengantisipasi dua hal penting yaitu pertama adalah dampak penurunan aktivitas industri energi fosil dan implikasinya pada penerimaan negara penerimaan daerah serta dampak turunannya kepada kualitas pelayanan publik dan pencapaian Sustainable Development Goals.

Kedua adalah distribusi manfaat yang bisa jadi tidak merata dari proses transisi energi yang terjadi.

Pada banyak kasus, seiring dengan peningkatan penggunaan energi terbarukan atau banyaknya pembangunan infrastruktur energi terbarukan yang bakal terjadi, masyarakat lokal tidak dapat menerima manfaat dari munculnya peluang kerja hijau yang tercipta karena minimnya kapasitas dan skill yang ada.

Ini juga tentunya bukan hal yang sederhana karena kita harus menjamin agar manfaat itu bisa diterima atau bisa dirasakan oleh semua kalangan.

Langkah mitigasi perlu segera dilakukan terhadap daerah khususnya daerah penghasil energi fosil yang dalam jangka pendek daerah penghasil batubara itu sangat rentan untuk mengalami dampak sosial ekonomi yang cukup besar.

Selain itu, ada kebutuhan tenaga kerja yang harus diantisipasi khususnya untuk sektor energi terbarukan imbas dari transisi energi ini.

Dalam pengimplimentasian transisi energi ini, daerah-daerah penghasil batubara bisa membangun ekonomi baru yang tidak bergantung pada energi fosil atau industri energi fosil itu juga diperlukan.

Oleh karena itu, perlu ada stimulus pada daerah-daerah penghasil batubara ini untuk membangun sektor ekonomi dan penghasil batubara ini mungkin yang layak untuk dikembangkan di sana adalah sektor UMKM. 

Sehingga, fokus untuk meningkatkan UMKM yang bisa menjadi penyerap dan bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat juga diperlukan. (Tribuncirebon.com/Mutiara Suci Erlanti)

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved