Pemilu 2024

Komisioner KPU Jawa Barat Minta KPPS Cermat Pilih Lokasi Untuk TPS Pemilu 2024

Komisioner KPU Jawa Barat, Abdullah Syafii, meminta seluruh KPPS se-Jawa Barat cermat dalam memilih lokasi untuk TPS Pemilu 2024

DOK DISKOMINFO KABUPATEN MAJALENGKA
Simulasi penghitungan suara Pemilu 2024 di TPS 003 Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Kamis (1/2/2024) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Komisioner KPU Jawa Barat, Abdullah Syafii, meminta seluruh KPPS se-Jawa Barat cermat dalam memilih lokasi untuk TPS Pemilu 2024.


Pasalnya, pemilihan lokasi TPS tidak hanya memengaruhi keamanan dan keselamatan para petugas KPPS itu sendiri, tetapi termasuk surat suara Pemilu 2024.


Menurut dia, lokasi TPS Pemilu 2024 tidak disarankan di lapangan yang berumput cukup tebal, dan terlindungi dari hujan maupun sinar matahari langsung.

Baca juga: KPU Jawa Barat Siapkan Langkah-langkah Ini untuk Melindungi Petugas KPPS Pemilu 2024


"Kalau bisa lokasinya di lapangan yang rumputnya tidak terlalu tebal untuk memastikan surat suaranya tidak rusak," kata Abdullah Syafii saat ditemui usai memantau simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS 003 Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Kamis (1/2/2024).


Ia mengatakan, lokasi TPS Pemilu 2024 juga diupayakan berada di tanah yang datar dan tidak berundak untuk memudahkan para pemilih berusia lanjut memberikan hak pilihnya.

Simulasi pemungutan suara Pemilu 2024 di TPS 003 Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Kamis (1/2/2024).
Simulasi pemungutan suara Pemilu 2024 di TPS 003 Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Kamis (1/2/2024). (Diskominfo Kabupaten Majalengka)


Hal-hal semacam itu harus diperhatikan sebaik mungkin jajaran KPPS, sehingga menentukan lokasi TPS yang dapat diakses secara mudah oleh semua kalangan masyarakat.


"Upaya ini juga untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2024, dan target kami di Jawa Barat ini tingkat partisipasinya mencapai 83 persen," ujar Abdullah Syafii.


Ia menyampaikan, tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat pada Pemilu 2019 mencapai 74 persen, dan secara nasional KPU RI sendiri menargetkan pada Pemilu 2024 mencapai 82 persen.

Baca juga: KPU Kabupaten Majalengka Gelar Simulasi Pemungutan hingga Penghitungan Suara Pemilu 2024


Pihaknya mengakui, target partisipasi pemilih di Jawa Barat pada Pemilu 2024 lebih tinggi satu persen dibanding target nasional yang ditetapkan KPU RI, dan optimistis bakal tercapai.


Selain itu, dari hasil pemantauan simulasi penghitungan suara di TPS 003 Desa Leuwiseeng juga diperkirakan bakal rampung maksimal pukul 20.00 WIB setelah pemungutan suara ditutup pukul 13.00 WIB.


"Dari simulasi ini didapat data proses penghitungan suara selesai pada pukul 20.00 WIB, tetapi akan dievaluasi kembali untuk mendapatkan perkiraan waktu yang lebih tepat," kata Abdullah Syafii.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved