Breaking News:

Ini Hasil Audiensi di DPRD Kuningan, Soal Polemik PT Sinde Budi Sentosa Akan Bor Air Bawah Tanah

Polemik PT Sinde Budi Sentosa yang berencana melakukan pengeboran air bawah tanah dengan warga mencuat hingga dilangsungkan audiensi di gedung DPRD

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Istimewa
Sejumlah warga Desa Kalapa Gunung, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan, Jawa Barat memasang spanduk penolakan pengeboran air bawah tanah untuk kebutuhan produksi perusahaan PT Sinde Budi Sentosa, Sabtu (17/7/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Polemik PT Sinde Budi Sentosa yang berencana melakukan pengeboran air bawah tanah dengan warga Desa Kalapa Gunung, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan Jawa Barat kembali mencuat hingga dilangsungkan audiensi yang dimediasi Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy bareng Pimpinan dan Anggita DPRD lainnya di aula DPRD setempat.

Usulan pertama dalam audensi tadi, Sopyan yang juga warga Desa Kalapa Gunung, berharap adanya pelaksanaan usaha yang dilaksanakan oleh PT Sinde Budi Sentosa tidak merusak kenyamanan dan kondusivitas lingkungan masyarakat.

Baca juga: Buntut Pengeboran Air Oleh PT Sinde Budi Sentosa yang Ditolak Warga, Oknum BPD Mengundurkan Diri

Sebab, usai keluarnya izin operasional dari Provinsi Jabar dalam pengembangan usaha oleh perusahaan tersebut.

"Masalah bermunculan di lingkungan masyarakat, seperti telah terjadi pengunduran diri Ketua BPD di tahun sebelumnya dan belum lama terjadi sama pengunduran pengunduran Wakil BPD desa kami.

Warga Desa Kalapa Gunung, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan Jawa Barat, melakukan audiensi dengan DPRD Kuningan terkait hal penolakan pengeboran air bawah tanah di desa setempat, Kamis (12/8/2021).
Warga Desa Kalapa Gunung, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan Jawa Barat, melakukan audiensi dengan DPRD Kuningan terkait hal penolakan pengeboran air bawah tanah di desa setempat, Kamis (12/8/2021). (Humas DPRD Kuningan)

Nah, permalasahan ini tidak lain memiliki sebab akibat yang terjadi di lingkungan yang berbarengan dengan usaha perusahaan PT Sinde Budi Sentosa tersebut, maksudnya adanya pembangunan untuk usaha silakan tidak menjadi larangan. Namun untuk melaksanakan pengeboran air bawah tanah tentu masyarakat juga menolak," katanya.

Kehawatiran pun muncul ketika PT Sinde Budi Sentosa melakukan pengeboran air bawah tanah, itu dirasakan H Eman sekaligus warga setempat yang kebetulan tetangga dengan kantor perusahaan tersebut.

"Secara usaha, saya dengan PT Sinde Budi Sentosa sama dalam penjualan air baku. Namun tolonglah, kan saya partainya kecil berbeda dengan PT Sinde Budi Sentosa dan jelas membuat saya takut jika kandungan air di bawah habis bagaiamana," katanya.

Baca juga: Warga Desa Kalapa Gunung Pasang Spanduk Penolakan Pengeboran Air Bawah Tanah PT Sinde

Adanya izin keluar bagi PT Sinde Budi Sentosa, Nana salah seorang warga saat ikut audensi tadi mempertanyakan sebelumnya perjanjian dengan warga atau pemerintah desa bagaiamana.

"Ya, untuk perjanjian atau kesepakatan antar warga tertentu atau dengan pemerintah desa, kami ingin tanyakan itu bagaiamana. Misalnya, apakah ada waktu dalam evaluasi daripada pembuatan kesepakatan tersebut, sebab untuk jabatan pemerintahan itu pasti berganti," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved