Breaking News:

Motor Yamaha WR Nyaris Digondol Maling, Teriakan Tatang Bikin Pencuri Takut Hingga Ditangkap Warga

Seorang pria bernama Nazwar Fajri, warga Kabupaten Majalengka digelandang ke kantor polisi oleh warga.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Seorang pria bernama Nazwar Fajri, warga Kabupaten Majalengka digelandang ke kantor polisi oleh warga akibat mencuri sepeda motor di Desa Lame, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Kamis (2/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Seorang pria bernama Nazwar Fajri, warga Kabupaten Majalengka digelandang ke kantor polisi oleh warga.

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengatakan, pelaku ditangkap warga setelah kedapatan hendak mencuri motor Yamaha WR 155 cc milik korban, Aji Ridmawansah.

Saat kejadian, motor berada di pelataran rumah saudaranya yang berada di Desa Lame, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.

Baca juga: Polisi Ungkap Sosok Napi yang Kabur di Indramayu, Ternyata Spesialis Pencuri Kendaraan Roda 4

Saudaranya yang memergoki pelaku berteriak maling dan meminta pertolongan warga sekitar.

"Kejadiannya kemarin hari Rabu, pukul 03.00 WIB di Desa Lame. Jadi, motornya ini sedang berada di saudaranya, ternyata menjelang subuh itu, saudara Tatang (saudaranya Aji) memergoki adanya seorang pria yang membawa motor milik Aji ini," ujar Edwin kepada Tribun, Kamis (2/9/2021).

Beruntung, teriakan maling yang dilakukan oleh korban, akhirnya berbuah manis.

Pasalnya, pelaku langsung dikejar oleh warga yang mengetahui peristiwa tersebut dan langsung membekuk pelaku.

"Saat itu, akhirnya warga membawa pelaku ke Polsek Leuwimunding. Di sana, pelaku mengakui perbuatannya. Kerugian korban mencapai Rp 37 juta," ucapnya.

Selanjutnya, selain pelaku yang tengah diamankan, petugas juga telah mengamankan berbagai barang bukti.

Baca juga: Viral Video Pencurian Motor di Dayeuhkolot Bandung, Pelaku Todongkan Pistol, Korban Lakukan Ini

Seperti, satu buah sepeda motor, satu unit gembok, dua kunci palsu, satu kunci merk Honda, satu masker warna hitam, satu kaos switer, satu kaos lengan panjang dan satu celana lepis panjang.

"Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas dia.

Namun, akibat perbuatannya, pelaku terjerat tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Sebagaimana, di maksud dalam Pasal 363 KUHPidana.

"Diancam penjara paling lama 7 tahun penjara," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved