Breaking News:

Viral Video Pencurian Motor di Dayeuhkolot Bandung, Pelaku Todongkan Pistol, Korban Lakukan Ini

Video pencurian motor dengan menodongkan senjata api kepada orang yang memergokinya, viral di media sosial.

Editor: dedy herdiana
Tangkapan layar video IG Info Bandung Kota
Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Teddi Rusman, saat berbincang dengan korban Curanmor, di tempat kejadian perkara, yang berada di Jalan Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG -  Video pencurian motor dengan menodongkan senjata api kepada orang yang memergokinya, viral di media sosial.

Terungkap, kejadian tersebut ternyata terjadi di salah satu kosan, yang berada di Jalan Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (10/8/2021) dini hari.

Dalam video yang tersebar di media sosial dua orang pelaku masuk ke area kosan, salah satu pelaku menenteng yang diduga senjata api.

Baca juga: Dorong Motor karena Mogok Remaja di Sukabumi Diserang Kelompok Berandal, Dianiaya Pakai Celurit

Baca juga: Ibu Lapor Kehilangan Anak Gadis di Tasikmalaya, Bisnis Dagang Anak Jadi Budak Prostitusi Terbongkar

Lalu keduanya terlihat membuka kunci leher motor yang terparkir di depan kamar kos dan langsung membawanya pergi.

Menurut Korban, MF (19) pada saat kejadian di kosan yang berada di bawah hanya terdapat 2 kosan yang terisi. Di kosan tersebut terdapat 15 kamar 7, kamar bawah dan 8 kamar atau atau lantai dua.

"Yang di bawah dua orang doang yang terisi, dan kalau yang diatas kan sudah istirahat. Kita yang masih belum tidur, pas kejadian emang pintu gembok itu aman, terus dibuka paksa gemboknya sama maling," ujar MF, saat ditemui dikosannya, Rabu (11/8/2021).

Sebab memang kejadian tersebut, terjadi pukul 03, 45 WIB. Saat kejadian kata MF, pihaknya yang melihat ada maling berusaha tenang.

"Pas temen saya nengok (melihat maling) itu langsung di todong pakai senjata api, pas motor kedua juga diambi, itu saya juga di todong," kata MF.

MF mengaku, tak tahu jenis senjata api apa yang digunakan pelaku saat itu, dan tak bisa memastikan apakah benar-benar senjata api atau hanya reflika.

"Kami berdua mementingkan keselamatan,  jadi dari pada teriak maling- maling ke warga lebih baik kami selamat, setidaknya motor diambil kami tetap selamat. Jenis senjatanya kita gak tau, intinya itu senjata api bisa membahayakan," ujar dia.

Di kosan tersebut, kata MF, terdapat dua sepeda motor yang digondol maling, berjenis metik.

"Di sini (yang diambil) motor dua, punya saya satu punya teman yang di atas satu," tuturnya.

Menurutnya, pelaku pencurian tersebut, sebanyak empat orang.

"Mereka masuk (kunci gembok) pagar dijebol, pelaku yang masuk kosan dua orang, tapi didepan ada juga yang kaya ngamanin situasi dua orang lagi. Jadi dua didepan dua masuk kosan," ucapnya.

MF berharap, kejadian tersebut bisa cepat terungkap dan pelakunya tertangkap oleh jajaran kepolisian.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved