Breaking News:

PPKM Darurat Majalengka

Karena PPKM Darurat, Pelantikan Kades Terpilih di Majalengka Diwacanakan Digelar Secara Virtual

Rencana pelantikan 127 orang kepala desa terpilih di Kabupaten Majalengka, hasil pilkades serentak yang dijadwalkan pada 8 Juli 2021

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Suasana TPS 01 Desa Ligung, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka dalam pelaksanaan Pilkades serentak, Sabtu (22/5/2021) lalu 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Rencana pelantikan 127 orang kepala desa terpilih di Kabupaten Majalengka, hasil pilkades serentak yang dijadwalkan pada 8 Juli 2021 diwacanakan akan dilakukan secara virtual.

Hal ini menyusul kebijakan pemerintah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Majalengka, Hendra Krisniawan, mengungkapkan, penerapan PPKM Darurat ini akan membuat kegiatan yang berpotensi menghadirkan banyak orang ditiadakan.

Baca juga: PPKM Darurat Hari Pertama, Kapolres Tasikmalaya Kota Bubarkan Kerumunan di Taman Kota

Sementara pada pelantikan para kades terpilih, peserta mendapat undangan untuk dua orang atau datang bersama pasangan.

“Kemungkinan pelantikan kades terpilih di Pendopo tidak jadi. Karena sudah dimulai pemberlakuan PPKM Darurat. Sehingga opsi yang paling memungkinkan dan sesuai dengan aturan adalah dilakukan secara virtual,” ujarnya, Sabtu (3/7/2021).

Meski PPKM Darurat Majalengka sudah berlaku, diakuinya, sampai saat ini belum ada perubahan dari rencana semula terkait pelantikan kades terpiliih.

Baca juga: PPKM Mikro Darurat di Kota Cirebon Jadi Obat Mencegah Penyebaran Covid-19

Karena pihaknya menunggu putusan akhir dari arahan pimpinan.

“Nanti putusan resmi dan final menunggu arahan pimpinan. Walaupun pimpinan cenderung kepada ketentuan aturan yang ada dan selaras dengan diberlakukannya PPKM darurat yaitu pelantikan secara virtual,” ucapnya.

Sementara, Camat Lemahsugih Mumuh Muhidin mengaku belum mengetahui terkait pelantikan tersebut.

"Kayaknya pelantikan dilaksanakan menggunakan aplikasi zoom meeting, sebab kasus Covid-19 di Majalengka saat ini tengah menggila,” ucapnya.

Sementara itu, kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes), tempat tidur untuk pasien Covid-19 di dua RSUD milik Pemkab saat ini sudah penuh.

Tidak hanya itu, ratusan tenaga kesehatan juga terpaksa berhenti melayani pasien karena harus isoman setelah dinyatakan positif Covid-19.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved