Breaking News:

PPKM Mikro Darurat di Kota Cirebon Jadi Obat Mencegah Penyebaran Covid-19

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, menyebut PPKM mikro darurat menjadi obat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis (kiri). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, menyebut PPKM mikro darurat menjadi obat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Karenanya, obat tersebut harus ditelan meski rasanya tidak enak sehingga status Kota Cirebon secepatnya menjadi zona hijau Covid-19.

Bahkan, menurut dia, selama dua hingga tiga minggu ke depan masyarakat akan merasa sakit dan sulit.

"Setelah semuanya dapat dilalui kita akan merasa sehat dan berbahagia lagi," ujar Nasrudin Azis saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (3/7/2021).

Ia memastikan, Pemkot Cirebon telah menyusun aturan yang harus dipatuhi selama PPKM mikro darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021.

Baca juga: Selama PPKM Mikro Darurat, PKL di Kota Cirebon Dilarang Layani Makan di Tempat

Baca juga: Penyebaran Covid-19 Makin Cepat, Bupati Tangerang Perpanjang PPKM Mikro yang Lebih Ketat

Azis mengatakan, seluruh aturan yang ditetapkan dalam PPKM mikro darurat semata-mata demi kebaikan dan keselamatan masyarakat.

"Pemerintah berniat baik. Sama sekali tidak ingin membohongi masyarakat," kata Nasrudin Azis.

Aturan PPKM mikro darurat yang berlaku mulai hari ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Cirebon Nomor 332/SE.59-PEM.

Surat edaran itu merupakan turunan peraturan selama PPKM mikro darurat yang dikeluarkan pemerintah pusat dan Pemprov Jabar.

Baca juga: Pintu Masuk Keluar DKI Jakarta Ditutup Dulu Selama PPKM Darurat

Baca juga: Maaf, Kalau Tak Penuhi Syarat-syarat Ini Selama Masa PPKM Darurat, Anda Tidak Boleh Masuk Bandung

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa para pelaku usaha kuliner termasuk PKL diminta hanya melayani pemesanan take away.

"Mal, swalayan, dan lainnya tutup selama PPKM mikro darurat. Supermarket dan pasar tradisional juga jam operasionalnya dibatasi," ujar Nasrudin Azis. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved