Breaking News:

PPKM Darurat

Selama PPKM Mikro Darurat, PKL di Kota Cirebon Dilarang Layani Makan di Tempat

para PKL hanya diperbolehkan melayani pemesanan untuk dibungkus dan dibawa pulang.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis (kiri). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkot Cirebon resmi memberlakukan PPKM mikro darurat mulai hari ini hingga 20 Juli 2021.

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, mengatakan, selama masa tersebut pedagang kaki lima (PKL) pun dilarang melayani pengunjung makan di tempat.

Menurut dia, para PKL hanya diperbolehkan melayani pemesanan untuk dibungkus dan dibawa pulang.

"PKL boleh jualan, tapi tidak boleh makan di tempat, harus dibungkus," kata Nasrudin Azis saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: Penyebaran Covid-19 Makin Cepat, Bupati Tangerang Perpanjang PPKM Mikro yang Lebih Ketat

Baca juga: INI Target Besar Polres Majalengka dalam Pengawalan PPKM Mikro Darurat di Kota Angin

Bahkan, pihaknya akan memantau lapak PKL di Kota Cirebon untuk memastikan mereka tidak menyediakan tempat duduk bagi pengunjung.

Ia mengatakan, aturan tersebut juga berlaku bagi seluruh kafe, restoran, warung makan, kedai kopi, dan lainnya di Kota Cirebon.

Para pengelola hanya diizinkan melayani pemesanan take away. Mereka tidak diperbolehkan menerima pengunjung yang makan di tempat.

"Semua sektor usaha kuliner harus take away, tidak boleh makan atau minum di tempat," ujar Nasrudin Azis.

Baca juga: PPKM Darurat di Majalengka Masih Santai, Tak Ada Sanksi Bagi Warga yang Melanggar Aturan

Baca juga: Polresta Cirebon Gelar Penyemprotan Disinfektan di Jalan Kecamatan Sumber

Azis menyampaikan, aturan tersebut berlaku selama masa PPKM mikro darurat di Kota Udang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved