Breaking News:

Kasus Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab Blak-blakan Bertemu dengan Kepala BIN Budi Gunawan dan Kapolri Tito di Arab

Habib Rizieq Shihab blak-blakan mengungkapkan pertemuannya Wiranto , Budi Gunawan , hingga Tito Karnavian saat berada di Arab Saudi

Youtube Kompas TV
Rizieq Shihab marah mengaku dipaksa untuk hadir sidang kasus petamburan 

TRIBUNCIREBON.COM - Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq Shihab, terdakwa kasus penyiaran berita bohong soal tes usap di Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor, blak-blakan mengungkapkan pertemuannya dengan sejumlah pejabat RI, seperti Wiranto , Budi Gunawan , hingga Tito Karnavian saat berada di Arab Saudi.

Rizieq mengemukakan hal itu ketika membacakan pleidoi atau nota pembelaan terkait kasus tes usap RS Ummi Bogor itu dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Hal itu bermula saat Rizieq mengatakan pada tahun pertama dirinya berada di Kota Mekkah sekira Mei 2017, dia sempat dihubungi Jenderal (Purn) Wiranto yang diketahui saat masih itu menjabat sebagai Menko Polhukam.

"Saya ditelepon Menko Polhukam RI Jenderal TNI (Pur) Wiranto dan beliau mengajak saya untuk membangun kesepakatan agar tetap membuka pintu dialog dan rekonsiliasi. Kami sambut baik imbauan beliau tersebut, karena sejak semula justru itu yang kami harapkan," ujarnya.

Selang sebulan dihubungi Wiranto tepatnya pada Juni 2017, Rizieq Shihab mengaku bertemu dengan Kepala Badan Intelijen Negara ( BIN ) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan (BG) di sebuah hotel di Jeddah.

"Lalu sekitar awal Juni 2017, saya bertemu dan berdialog langsung dengan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi (Pur) Budi Gunawan bersama timnya di salah satu hotel berbintang lima di Kota Jeddah, Arab Saudi," lanjut Rizieq.

Baca juga: PEMBELAAN Habib Rizieq Shihab: Kasus Korupsi Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Saja Dituntut 4 Tahun

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Hari Ini Sampaikan Pledoi Kasus RS Ummi Setelah Dituntut 6 Tahun Penjara

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Hanya Jawab Satu Kata, Setelah Divonis Bersalah dan Wajib Bayar Denda Rp 20 Juta

Hasil pertemuan itu, kata dia, sangat bagus. Kedua belah pihak membuat kesepakatan tertulis.

"Yang ditandatangani oleh saya dan Komandan Operasional BIN Mayjen TNI (Pur) Agus Soeharto di hadapan Kepala BIN dan timnya," kata Rizieq.

Surat tersebut kemudian dibawa ke Jakarta, diperlihatkan serta ditandatangani juga oleh Ketua Umum MUI Pusat Ma’ruf Amin yang kini menjadi Wakil Presiden RI.

"Di antara isi kesepakatan tersebut adalah 'stop semua kasus hukum saya dan kawan-kawan'," kata Rizieq.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved