Breaking News:

Napi Terorisme di Lapas Majalengka Bebas, Langsung Ucap Ikrar Setia NKRI

Pengucapan ikrar tersebut merupakan bentuk implementasi hasil program menetralkan bagi mereka yang sudah terpapar radikalisme.

Istimewa
Pengucapan ikrar setia kepada Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B, Kabupaten Majalengka oleh Napi Terorisme yang bebas, Jumat (4/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Seorang narapidana terorisme berinisial RAN (29) kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu dibuktikan dengan pengucapan ikrar setia kepada Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B, Kabupaten Majalengka, Jumat (4/6/2021).

Pelaksanaan upacara ikrar setia itu diawali dengan menjalani pembacaan janji, penandatanganan, serta mencium bendera Merah Putih.

Adapun napi tersebut berasal dari jaringan terorisme di Indonesia, yakni Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

RAN telah menjalani masa pidana penjara selama 3 tahun dan masuk di Lapas Majalengka pada 11 Desember 2020.

Kalapas Majalengka, Suparman mengatakan pengucapan ikrar tersebut merupakan bentuk implementasi hasil program menetralkan bagi mereka yang sudah terpapar radikalisme.

Hal itu bertujuan sebagai pengikat tekad dan semangat.

Baca juga: Berantas Napi Bawa Handphone ke Dalam, Lapas Purwakarta Sediakan iWartelSus dan Pasang 37 CCTV

"Serta penegasan untuk bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI," ujar Suparman saat dikonfirmasi, Sabtu (5/6/2021).

Secara khusus, tujuan lainnya, jelas dia, yaitu berpegang teguh pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, secara tulus setia kepada NKRI dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika dan meningkatkan kesadaran bela negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved