Breaking News:

Demo Buruh di Indramayu

SAH! Rekomendasi UMK Indramayu 2021 Naik 3,27 Persen Atau Rp 75 Ribu, Buruh: Setuju dengan Terpaksa

Meski kecewa, disampaikan Hadi Haris Kiyandi, kenaikan 3,27 persen ini menjadi kemenangan para buruh.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Para buruh saat berunjuk rasa di Pendopo Indramayu, Jumat (20/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Indramayu 2021 akhirnya disetujui sebesar Rp 3,27 persen atau ada kenaikan sebesar Rp 75.142,35.

Rekomendasi itu didapat seusai dilakukannya rapat oleh Dewan Pengupahan Kabupaten di Pendopo Indramayu, Jumat (20/11/2020).

Rapat tersebut digelar sebagai buntut kekecewaan para buruh soal UMK 2021 yang sebelumnya direkomendasikan tidak naik atau sama dengan tahun 2020.

Hari ini, para buruh bahkan melakukan aksi unjuk rasa dengan mengepung Pendopo Indramayu.

Baca juga: Di Sela-Sela Demo, Buruh di Indramayu Curhat Soal UMK, Sebut Pemerintah Harus Tahu Ini

Baca juga: Buruh di Indramayu Minta Pemerintah Naikkan UMK 2021 Sebesar 8,51 Persen: Indramayu Itu Kaya Lho

"Kalau ditanya setuju, kami setuju dengan terpaksa, setuju dengan tidak ikhlas," ujar Koordinator Aksi Hadi Haris Kiyandi kepada Tribuncirebon.com.

Saat audiensi pembahasan pun para buruh sempat walkout dari forum untuk meminta pendapat dari sesama buruh lainnya, ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk kekecewaan.

Pembahasan pun sempat menemui titik buntu atau deadlock.

Meski kecewa, disampaikan Hadi Haris Kiyandi, kenaikan 3,27 persen ini menjadi kemenangan para buruh.

"Tapi ini bentuk kemenangan kita yang tadinya pemerintah tidak menaikan UMK sama sekali jadi ada kenaikan," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved