TKW Asal Majalengka Tak Pulang

Majikan Devi Siti Mulyati Selalu Berbohong, TKW Asal Majalengka Itu Sudah Dua Minggu Hilang Kontak

ketika Devi meminta izin pulang ke Indonesia, sang Majikan enggan memberikannya izin dan tiket pesawat.

Majikan Devi Siti Mulyati Selalu Berbohong, TKW Asal Majalengka Itu Sudah Dua Minggu Hilang Kontak
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ibunda Devi Sri Mulyati, Eni (42) TKW asal Majalengka yang 10 tahun tidak pulang 

"Anak saya waktu itu umur 16 tahun lulus sekolah SMP, karena umurnya belum sepatutnya untuk bekerja agar dapat menghasilkan uang untuk membantu ekonomi keluarga, dari pihak sponsor mengubah umur Devi supaya dituakan agar bisa berangkat," ucap dia.

 2 Orang Ditangkap Saat Ikut Salat Jumat dengan Maruf Amin, Gerak-geriknya Dianggap Mencurigakan

 Kisah KH Maimun Zubair atau Mbah Moen Didatangi Rasulullah SAW dalam Mimpi Titip Dzurriyahnya Mondok

Sang Ibu juga menceritakan, selama terjalinnya komunikasi, Devi mengatakan bahwa dirinya tidak digaji oleh majikan selama 6 tahun.

Oleh sebab itu, Devi ingin segera pulang ke Indonesia namun terbentur oleh sang majikan.

"Jadi, pas anak saya mau pulang itu selalu dihalang-halangi oleh majikannya, dijanjikan dibelikan tiket pesawat namun selalu ingkar. 2 Minggu ini saja saya sudah kehilangan kontak sama anak saya, tidak tahu kondisinya sekarang," kata Eni.

Devi Sri Mulyati
Devi Sri Mulyati (Istimewa)

Kini, Eni hanya dapat berharap, anak pertamanya itu bisa secepatnya kembali ke rumah dengan kondisi selamat.

Ia mengaku, setiap harinya selalu menangis tatkala mengingat sosok anaknya yang selama 10 tahun tidak pulang ke rumah.

"Pengen pulang secepatnya, gajinya juga dibayar. Katanya juga capek banget kerja di sana gitu," ujarnya.

Tenaga Kerja Wanita (TKW) Devi Siti Mulyati (26) binti Muhtar asal Blok Pamengkang RT 01/01 Desa Biawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, sudah 10 tahun tak pulang.

Sang ibu, Eni (42), menceritakan, Devi Siti Mulyati menjadi TKW di Yordania, begitu lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Usia Devi Siti Mulyati waktu itu baru 16 tahun.

Tentu bukan usia yang dizinkan untuk menjadi TKW.

Karena usia Devi Siti Mulyati masih terlalu muda, maka umurnya diubah agar lolos berangkat ke luar negeri.

"Anak saya waktu itu umur 16 tahun lulus sekolah SMP, karena umurnya belum sepatutnya untuk bekerja agar dapat menghasilkan uang untuk membantu ekonomi keluarga, dari pihak sponsor mengubah umur Devi supaya dituakan agar bisa berangkat," ucap Eni.

Kini Devi Siti Mulyati sudah 10 tahun di Yordania.

Sang Ibu juga menceritakan, selama terjalinnya komunikasi, Devi mengatakan bahwa ia tidak digaji oleh majikan selama 6 tahun.

Oleh sebab itu, Devi ingin segera pulang ke Indonesia namun terbentur oleh sang majikan.

"Jadi, pas anak saya mau pulang itu selalu dihalang-halangi oleh majikannya, dijanjikan dibelikan tiket pesawat namun selalu ingkar. Dua minggu ini saja saya sudah kehilangan kontak sama anak saya, tidak tahu kondisinya sekarang," kata Eni.

Kini, Eni hanya dapat berharap, anak pertamanya itu bisa secepatnya kembali ke rumah dengan kondisi selamat.

Ia mengaku, setiap harinya selalu menangis tatkala mengingat sosok anaknya yang selama 10 tahun tidak pulang ke rumah.

"Pengen pulang secepatnya, gajinya juga dibayar. Katanya juga capek banget kerja di sana gitu," ujarnya.

(*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved