Harga Beras Masih Tinggi Meski Sudah Panen Raya, Kenapa? Ini Penjelasan Pengamat
Target pemerintah untuk menyerap beras hasil produksi petani dalam negeri melalui Perum BULOG tahun 2025 tengah berjalan
Apalagi, harga beras medium dan premium tetap tinggi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) meski sedang panen raya.
"Presiden Prabowo Subianto sebenarnya telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 6 Tahun 2025 untuk mengatur pengadaan dan penyaluran beras. Inpres itu membuka outlet luas untuk CBP, termasuk SPHP, bantuan pangan, TNI/Polri/ASN, tanggap darurat, program makan bergizi gratis, hingga bantuan sosial," jelasnya.
Kendati demikian, ia menilai regulasi ini memerlukan aturan turunan agar implementasinya bisa efektif.
"Integrasi kebijakan dari hulu ke hilir mutlak diperlukan. Supaya beras terus mengalir dari gudang dengan prinsip FIFO (first in first out), segar, tidak rusak,” kata Khudori. (*)
| Sidak Stok Beras Bulog, DPRD Indramayu Dorong Distribusi Untuk Jaga Kualitas dan Stabilitas Harga |
|
|---|
| Bulog Indramayu Gandeng Satgas Pangan Untuk Cek Kualitas Beras & Minyak Goreng untuk Bantuan Pangan |
|
|---|
| Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras di Indramayu Aman Selama Nataru |
|
|---|
| Nasib Pengusaha Penggilingan Beras Modal Kecil di Indramayu, Berburu Gabah Dengan Harga Tinggi |
|
|---|
| Bulog Cirebon Targetkan Salurkan 30 Ribu Ton Beras SPHP Hingga Akhir Tahun 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/panen-raya-majalengka-prabowo.jpg)