Gebrakan Sang Pemimpin
Bertemu Manajemen Tribun Jabar, Bupati Majalengka Antusias Bahas 100 Hari Kerja
Dalam pertemuan dan bincang santai itu, Bupati Majalengka menjelaskan mengenai perkembangan program 100 hari yang dilakukannya.
Penulis: taufik ismail | Editor: taufik ismail
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bupati Majalengka Eman Suherman membeberkan targetnya di 100 hari kerja setelah pelantikan.
Satu di antaranya adalah meluncurkan program Ngalayan Bakti.
Hal tersebut dipaparkan pria yang akrab disapa Mama Eman ini ketika menerima kunjungan Manajemen Tribun Jabar dan TribunCirebon.com di Pendopo Majalengka, Kamis (20/3/2025) siang.
Manajemen Tribun Jabar yang bertemu Eman di Pendopo di antaranya Pemimpin Redaksi, Adi Sasono; Pimpinan Perusahaan, Rahmi Khasya Sarini; dan Content Manager TribunCirebon.com, Machmud Mubarok.
Eman mengatakan ia menyusun program 100 hari berdasarkan jawaban dari curhatan atau permintaan warga ketika kampanye.
Misalnya saja ada warga yang curhat mengenai pelayanan di RSUD baik itu Majalengka maupun Cideres.
"Masyarakat, kan, ingin dilayani maksimal. Mereka merasa pelayanan kurang bagus. Karenanya di 100 hari kerja, kami meluncurkan program terkait dengan hal ini. Nama programnya Ngalayan Bakti," kata Eman antusias.
Program ini merupakan revolusi agar pelayanan di rumah sakit lebih baik. Hal ini harus dilakukan secepat mungkin.
Ia ingin di setiap rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya milik pemerintah, pelayanan pegawainya maksimal, punya SOP manajemen yang berpihak kepada masyarakat, dan infrastruktur menunjang.
"Dari segi teknis administrasi, rumah sakit kami nilainya paripurna, bintang lima. Tapi apa artinya jika disebut buruk atau ada pegawai yang judes," ucap Eman.
Ke depannya, ia menekankan para pegawai di rumah sakit harus profesional. Mereka punya ilmu atau knowledge, ditunjang dengan skill mumpuni, dan sikap yang bagus.
"Tiga hal tersebut harus dimiliki pegawai, tak hanya di rumah sakit, tapi juga di pelayanan yang lain. Saya juga ingin ke depannya pelayanan rumah sakit maksimal dan tak ada lagi penilaian negatif dari masyarakat," ujarnya.
Program lain adalah kemudahan ibu yang melahirkan mendapatkan pelayanan administrai kependudukan.
"Jadi, saat pulang dari rumah sakit, atau bidan, bayinya sudah dapat akta kelahirann, Kartu Identitas Anak, dan juga kartu ucapan selamat dari bupati dan wakil bupati," ucap Mama Eman.
Untuk menunjang program ini, rumah sakit, puskesmas, dan bidan harus terkoneksi dengan Disdukcapil.
| Fondasi Kuningan Melesat, Bupati Kuningan Luncurkan Buku 100 Hari Kerja |
|
|---|
| Reang Jadi Visi Misi Lucky Hakim-Syaefudin Pimpin Indramayu, Ajak Semua Pihak Beberes Indramayu |
|
|---|
| Pidato Pertama Bupati Kuningan DRY di DPRD Kuningan Usai Dilantik, Bahas Rencana 100 Hari Kerja |
|
|---|
| Effendi Edo Siap Pangkas Belanja Seremonial di Cirebon, Fokus Pelayanan Publik |
|
|---|
| Edo-Farida Sah Jadi Nakhoda Kota Cirebon, Janji Tak Antikritik Demi Kota SETARA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Foto-Bersama-Mama-Eman.jpg)