Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pilgub Jabar 2024

Pengamat: Pilgub Jabar 2024 Bakal Lebih Kompetitif Tanpa Ridwan Kamil, Bisa Muncul 4 Paslon

Pengamat politik menyebut Pilgub Jabar bakal lebih kompetitif, setelah Ridwan Kamil dikabarkan maju di Pilgub Jakarta.

Tribun Jabar/Nazmi
Ridwan Kamil saat diwawancarai di GOR C-Tra arena kota Bandung 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pengamat politik dari Universitas Padjajaran (Unpad), Yusa Djuyandi menyebut Pilgub Jabar bakal lebih kompetitif, setelah Ridwan Kamil dikabarkan maju di Pilgub Jakarta.


Dikatakan Yusa, basis pemilih Ridwan Kamil selama ini, tak serta merta berpindah ke Golkar atau pun Dedi Mulyadi.


"Kalau dulu dominansi kang Emil (Ridwan Kamil) sangat kuat, sekarang dengan kang Emil bergeser ke Jakarta maka saya katakan semua memiliki peluang yang sama," ujar Yusa, Rabu (7/8/2024). 


Bergesernya Ridwan Kamil ke Jakarta, kata dia, secara hitung-hitungan beberapa lembaga survei, posisi pertama kini dipegang Dedi Mulyadi. 

Baca juga: Golkar Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024, Ridwan Kamil Didorong Maju di Jakarta


"Tapikan kita juga harus memperhitungkan bagaimana tadi, suara orang-orang yang memilih kang Emil akan dilimpahkan kepada siapa? belum tentu kepada kang DM (Dedi Mulyadi) bisa jadi berbeda, mungkin ke calon yang lain," katanya.


Melihat peta koalisi yang ada, Yusa memprediksi Pilgub Jabar 2024 bakal diisi oleh tiga pasangan calon.


"Saya melihat dengan maju nya kang Emil (di Pilgub Jakarta) jumlah pasangan calon bisa lebih dari dua, tiga atau empat pasangan calon, paling banyak mungkin empat," ucapnya.


Sementara itu, Kiki Pratama dari Lembaga Survey Polsight menambahkan, pada Pilgub nanti bukan tidak mungkin PDIP bakal berkoalisi dengan PKS, untuk melawan koalisi Indonesia Maju (KIM). 

Baca juga: Didorong Projo Dampingi KDM di Pilgub Jabar, Ini Respons Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi


"Secara ideologi kan memang cukup ini ya (berbeda) PKS dan PDIP tuh yang satu kanan mentok, yang satu kiri mentok. Tapi kan ini politik," ujar Kiki. 


Pada Pilgub Jabar, kata dia, koalisi antara PDIP dan PKS itu belum pernah terjadi, berbeda dengan di Kabupaten/Kota. 


"Memang di Jabar belum pernah terjadi selama Pilkada sejauh ini, tapi di daerah lain ya PKS dengan PDIP berkoalisi itu hal yang biasa saja, gitu," katanya. (Tribun Jabar/Nazmi)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved