Rabu, 22 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pemilu 2024

Sehari Jelang Pemilu 2024, Petugas KPU Kuningan Bakar Ribuan Surat Suara Rusak

Dari berita acara yang dibacakan pihak KPU, pemusnahan dilakukan pada surat suara Pilpres sebanyak 876 lembar, DPR RI sebanyak 5331 lembar.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Petugas KPU Kuningan membakar ribuan surat suara rusak di halaman belakang, Selasa (13/2/2024). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sehari sebelum melaksanakan pencoblosan pemilu 2024 di Kuningan, petugas KPU membakar ribuan surat suara rusak.

Pembakaran tersebut disaksikan petugas pengawas dan petugas keamanan dari TNI dan Polri.

Proses pembakaran surat suara rusak tersebut dilaksanakan di halaman belakang Kantor KPU Kuningan di Jalan Sudirman, Selasa (13/2/2024).

"Pembakaran surat suara ini dilakukan sesuai perintah KPU pusat dan ini di langsungkan, karena diketahui surat suara itu di anggap rusak," kata Asep Budi Hartono yang juga Ketua KPU Kuningan saat memberikan keterangan di sela kegiatan pembakaran tadi.

Di tempat sama, Maman Sudiaman yang juga  Komisioner Divisi Perencanaan dan Informasi KPU setempat, mengatakan, pemusnahan surat suara dilakukan KPU Kuningan dengan cara dibakar. Sebab selain rusak, kertas atau surat suara ini terbilang berlebih.

"Untuk surat suara yang dibakar, terdiri dari berbagai jenis. Ada surat suara Pilpres, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD RI," katanya.

Dari berita acara yang dibacakan pihak KPU, pemusnahan dilakukan pada surat suara Pilpres sebanyak 876 lembar, DPR RI sebanyak 5331 lembar.

"Kemudian, surat suara DPRD Provinsi sebanyak 2324 lembar, surat suara DPRD Kabupaten/kota sebanyak 1711 lembar, dan surat suara DPD 478 lembar," katanya.

Maman menyebut bahwa pemusnahan dilakukan berdasarkan peraturan tentang tahapan Pemilu.

“Iya, pemusnahan ini bentuk dari prinsip kita untuk melaksanakan pemilu ini secara terbuka, jujur dan kita pastikan ke masyarakat, tidak ada logistik selain di TPS,” kata Maman seraya dibenarkan Yayan Supriatna yang kebetulan Petugas Bawaslu Kuningan hadir di lokasi kegiatan pembakaran tadi. (*) 

Baca juga: Surat Suara di Desa Singajaya Indramayu Terancam Kurang, Panwascam Ingatkan PPK Soal DPTb Membludak

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved