Pemilu 2024

SBY Pastikan Partai Demokrat Selalu Beri Bukti kepada Masyarakat Bukan Obral Janji

Susilo Bambang Yudhoyono, memastikan partainya selalu memberi bukti kepada masyarakat bukan malah mengobral janji.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua MTP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan), saat menyalami warga usai berkampanye di di Islamic Center Kabupaten Majalengka, Jalan Siti Armilah, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Sabtu (13/1/2024) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, memastikan partainya selalu memberi bukti kepada masyarakat bukan malah mengobral janji.


Presiden keenam RI tersebut juga menegaskan Partai Demokrat tidak pernah memberikan angin surga berupa janji yang disampaikan pada masa kampanye pemilu.


Pasalnya, selama 10 tahun masa pemerintahannya sebagai Presiden RI bersama Partai Demokrat banyak menjalankan program-program yang berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: SBY Ungkap Alasan Tetap Turun Gunung di Masa Kampanye Pemilu 2024: Harusnya Sudah Beristirahat


Namun, pihaknya menyayangkan tidak sedikit program unggulan tersebut tidak dijalankan kembali dalam 10 tahun terakhir ketika Partai Demokrat berada di luar pemerintahan.


"Kami menginginkan program pemerintah dan DPR mendatang bisa menjalankan lagi hasil kerja Partai Demokrat selama 2004 - 2014," kata Susilo Bambang Yudhoyono saat ditemui di Islamic Center Kabupaten Majalengka, Jalan Siti Armilah, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Sabtu (13/1/2024).


Padahal, menurut dia, pemerintah seharusnya melanjutkan program yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat sejak masa presiden pertama hingga ketujuh.


Namun, jika terdapat program pemerintah yang dinilai kurang tepat sasaran maka program tersebut sudah seharusnya diperbaiki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.


"Posisi Partai Demokrat di situ, melanjutkan program yang baik, dan gigih berjuang untuk memperbaiki yang dirasa belum baik," ujar Susilo Bambang Yudhoyono.


Bahkan, SBY mengaku selama 10 tahun menjabat Presiden RI rela gajinya tidak naik, karena memprioritaskan kenaikan gaji PNS, TNI, Polri, dan lainnya secara rutin setiap tahunnya.

Baca juga: Nyanyikan Lagu Kamu Gak Sendirian saat Kampanye di Majalengka, SBY: Berjuang Bersama Demi Rakyat


Sementara Wasakjen DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, menyampaikan, di era SBY pemerintah Indonesia memprioritaskan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai enam persen dari awalnya hanya empat persen.


"Saat itu, Indonesia baru dilanda krisis besar, sehingga Pak SBY bertekad meningkatkan pertumbuhan ekonomi, karena jika terwujud maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Ossy Dermawan.

 

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved