Polemik Ponpes Al Zaytun

VIRAL Pidato Hendropriyono 20 Tahun Lalu Ungkap Kedekatannya dengan Panji Gumilang Syekh Al Zaytun

Sebuah rekaman video yang diduga AM Hendropriyono pidato di Pondok Pesantren Al Zaytun 20 tahun lalu mendadak viral di media sosial.

Penulis: dedy herdiana | Editor: dedy herdiana
Tangkap layar video TikTok @z4ch_k1m
Tangkapan layar video viral yang diduga AM Hendropriyono sedang pidato di Pondok Pesantren Al Zaytun 20 tahun lalu. Video ini viral di media sosial. 

TRIBUNCIREBON.COM - Sebuah rekaman video yang diduga AM Hendropriyono pidato di Pondok Pesantren Al Zaytun 20 tahun lalu mendadak viral di media sosial.

Dalam video itu terungkap tokoh yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia menyatakan kekaguman dan pujian terhadap pemimpin Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. Tak hanya itu terungkap pula bahwa Hendropriyono dan Panji Gumilang bersahabat.

Video viral  yang diunggah akun @z4ch_k1m di media sosial TikTok dua hari lalu itu memuat keterangan 13 Mei 2003, 20 tahun lalu belum ada medsos Hendropriyono pidato di Ponpes Al Zaytun.

Unggahan itu hingga berita ini diunggak sudah mendapatkan 1243 komentar, 8785 suka, dan 2726 yang membagikan.

Mengawali pidatonya, Hendropriyono menyatakan bahwa kehadirannya di Ponpes Al Zaytun itu sebagai momen yang mendadak, yang tidak terduga oleh seorang Kepala Intelijen.

"Saya baru saja turun dari mobil terus dibawa kemari, satu pendadakan yang luar biasa, tidak diduga oleh seorang kepala intelijen," ucap Hendropriyono yang lalu tertawa dan disambut audiens tertawa, dalam rekaman video tersebut.

Kemudian Hendropriyono menyebutkan bahwa pakaian yang dikenakannya masih merupakan pakaian yang dipakainya saat berada di dalam mobil.

"Saya masih pakaian penahan angin, karena kurang kuat terhadap dingin AC mobil maklum saya orang kampung.
Saya melihat Syeikh berpakaian jas dan dasi, itu moril saya sudah turun duluan," tuturnya.

Dalam pidato selanjutnya, Hendropriyono mulai menyebut bahwa Panji Gumilang adalah sahabatnya.

"Ketika kendaraan yang iring-iringan kami memasuki mahad, saya terus-menerus tercengang. Karena seperti apa yang disampaikan oleh sahabat saya, Abdussalam Panji Gumilang yang gemilang dan brilian," ungkapnya.

Tak hanya itu, Hendropriyono juga mengaku sangat bangga bisa menjadi sahabat Panji Gumilang, pimpinan Ponpes Al Zaytun.

"4 Tahun tiga bulan kurang 3 hari, menurut beliau yang sendiri lupa. Memang orang luar biasa.
Betapa saya sangat tersanjung dan bangga dianggap sebagai seorang sahabat karib," katanya.

Karena sebelumnya saya belum mengenal beliau. Dan kemudian secara tidak disengaja dan atas dasar takdir ilahi, tiba-tiba saya mendaratkan helikopter yanh saya kemudikan sendiri di calon mahad ini, 4 tahun lebih yang lewat.

Dan saya berjumpa dengan untuk pertama kalinya sudah dengan rasa bingung karena saya tidak percaya akan bisa seperti ini.

Dan kebingungan saya sekarang musnah, sirna. Yang ada hanya decak kekaguman. 4 tahun saya tidak mendampingi beliau, 4 tahun lebih.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved