Kriminalitas

Dukun Pengganda Uang Abal-abal Tipu Warga di Banjar, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Seorang dukun dengan modus bisa menggandakan uang kembali beraksi di Kota Banjar, Jawa barat.

Istimewa dari Andriansyah
Korban penipuan dukun yang menimpa sepasang lansia bernama Oom dan Samsu 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN- Seorang dukun dengan modus bisa menggandakan uang kembali beraksi di Kota Banjar, Jawa barat.

Kali ini sepasang lansia yakni Oom (62) dan Samsu (67) warga Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, menjadi korban penipuan dukun

Tergiur dengan iming-iming uang ratusan juta rupiah, Oom harus rela kehilangan perhiasan emas sebanyak 27 gram dan uang total Rp 35 juta.

Terduga pelaku bernama Yuli yang mengaku warga Panjalu Kabupaten Ciamis itu, meyakinkan korbannya bahwa Ia bisa menggandakan uang dan perhiasan.

Baca juga: 8 Jenazah Korban Mbah Slamet Si Dukun Pengganda Uang Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Peristiwa berawal ketika terduga pelaku sering datang belanja di warung korban di Purwaharja, Kota Banjar, dua bulan lalu.

Karena sering datang, korban sempat terlibat perbincangan dengan terduga pelaku sampai korban mengeluh dengan kondisi usahanya yang sepi.

Terduga pelaku kemudian menawarkan diri bisa menggandakan uang hingga akhirnya korban tergiur menyerahkan uang tunai dan perhiasan emas lengkap dengan suratnya.

"Yuli mengaku bisa gandakan uang dan sering obati orang sakit dengan tidak wajar. Saya juga bingung, kenapa saya bisa percaya sampai tertipu begini," ujar Oom kepada wartawan di warungnya, Kamis (13/4/2023) siang.

Korban penipuan dukun yang menimpa sepasang lansia bernama Oom dan Samsu
Korban penipuan dukun yang menimpa sepasang lansia bernama Oom dan Samsu (Istimewa dari Andriansyah)

Dengan bekal alat bukti transaksi transfer uang melalui M-Banking, catatan, dan Chating Whatsapp terhadap pelaku, kemudian korban melaporkan penipuan tersebut ke SPK Polres Banjar.

Sebelum melapor ke Polisi, korban sempat berupaya mencari pelaku dan akhirnya bertemu pelaku di Karangkamulyan, Ciamis, untuk menagih janji.

Namun, hingga kini pelaku tidak kunjung datang menemui korban untuk mengembalikan uang dan perhiasan.

Sebelum hilang atau kabur, pelaku sempat memberikan gulungan kain putih kepada korban dan meminta agar gulungan kain tersebut tidak dibuka hingga batas waktu yang ditentukan.

Baca juga: Geram Ditagih Hasil Gandakan Uang, Dukun Pengganda Uang Racuni Kliennya Hingga Tewas

Tapi, setelah hampir dua bulan, pelaku tidak kunjung datang sampai akhirnya korban membuka kain dan hanya menemukan beberapa amplop kosong.

"Sekarang, saya berharap polisi bisa menangkap pelaku dan uang serta perhiasan saya bisa kembali," ujarnya. *

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved