Pekerja Indramayu Terlantar di Sulawesi

Disnaker Indramayu Bakal Panggil PT yang Bawa Ratusan Pekerja Kemudian Terlantar di Sulawesi

PT yang memberangkatkan ratusan pekerja asal Indramayu ke Morowali lalu terlantar dan tak digaji akan dipanggil Disnaker.

|
Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnaker Kabupaten Indramayu, Lutfi Alharomain, Senin (6/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tindakan tegas akan dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indramayu menyusul dilaporkannya sebanyak 117 pekerja yang terlantar di Morowali Sulawesi Tengah.

Ratusan pekerja itu diketahui dijanjikan bekerja menjadi pekerja proyek di PLTU Morowali.

Hanya saja, sejak dipekerjakan Januari 2023 lalu, mereka tidak dibayarkan gajinya.

Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnaker Kabupaten Indramayu, Lutfi Alharomain mengatakan, ratusan pekerja itu diketahui diberangkatkan oleh PT Berkat Bersama (BB) yang berlokasi di Batam.

Pemanggilan tersebut guna meminta pertanggungjawaban.

Mengingat, ratusan pekerja tersebut tidak kunjung dibayarkan gajinya.

"Pastinya kami juga akan memanggil PT yang memberangkatkan para pekerja di sana," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (6/3/2023).

Namun, sebelum itu, lanjut Lutfi Alharomain, pihaknya akan mengupayakan pemulangan terhadap 56 pekerja yang masih terlantar di sana.

Sementara sisanya sudah pulang ke Indramayu lebih dahulu berbekal kiriman uang dari keluarga.

Terbaru, Pemkab Indramayu juga membantu pemulangan sebanyak 15 pekerja di antaranya dengan melakukan penjemputan di Bandara Soekarno-Hatta.

"Untuk sementara kami fokus dahu dahulu untuk pemulangan pekerja," ucap dia.

Baca juga: Total 117 Pekerja Asal Indramayu Terlantar dan Tak Digaji di Morowali, Pemkab Turun Tangan

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved