Breaking News:

Keraton di Cirebon

KISAH Sunan Gunung Jati Taklukkan Naga Raksasa yang Berubah Manjadi Pusaka Sakti Mandraguna

Salah satu kisah kesaktian atau karomah yang dimiliki Sunan Gunung Jati adalah mampu menaklukkan ular naga raksasa.

Editor: dedy herdiana
Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Sejumlah benda pusaka peninggalan Sunan Gunung Jati disimpan di Museum Benda Pusaka Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, yang di antaranya tampak Gamelan Sekaten. Foto diambil Minggu (25/5/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Salah satu kisah kesaktian atau karomah yang dimiliki Sunan Gunung Jati adalah mampu menaklukkan ular naga raksasa.

Berkat karomahnya itu sang naga raksasa berubah menjadi senjata pusaka yang sangat sakti.

Kisah ini tercatat dalam naskah kuno Cirebon yang bernama Naskah Mertasinga.

Sekadar mengingatkan, naskah ini banyak menceritakan soal keraton di Cirebon hingga disinggung soal kerajaan Banten.

Baca juga: Kisah Wafatnya Sunan Gunung Jati, Leluhur Para Sultan Keraton Cirebon, Jasadnya Dibawa Malaikat

Naskah Mertasinga ini merupakan hasil alih aksara dan alih bahasa dari naskah-naskah lama mengenai Babad Cirebon dan Pajajaran yang diberi kata pengantar oleh Sultan Sepuh Kasepuhan, P.R.A. Dr H Maulana Pakuningrat SH, dan Ahli Sejarah Dr Uka Tjandrasasmita.

Dalam naskah tersebut senjata pusaka yang merupakan perubahan wujud dari seekor naga raksasa itu diberi nama keris pusaka Sang Hyang Naga.

Dinamakan Sang Hyang Naga karena keris tersebut merupakan jelmaan dari seekor naga besar yang Sunan Gunung Jati taklukkan pada saat malam Lailatul Qadar, bulan Ramadhan.

Baca juga: Mengenal Ciri-ciri Keris Cirebon, Keraton Kanoman Miliki Naskah soal Jenis-jenis Keris

Ilustrasi Keris Cirebon - Keris Carubuk Asli dan Tua Era Kerajaan Cirebon Kuno
Ilustrasi Keris Cirebon - Keris Carubuk Asli dan Tua Era Kerajaan Cirebon Kuno (TribunJualBeli.com)

Diceritakan, Sunan Gunung Jati selalu memfokuskan diri beribadah saat bulan Ramadhan di Gunung Jati.

Pada hari ke 28 di Bulan Ramadhan, ketika Sunan Gunung Jati sedang melaksanakan salat sunah di sepertiga malam, tiba-tiba beliau diganggu oleh seekor ular naga.

Ular naga rakasasa tersebut berada disampingnya , berupaya untuk menggangunya, namun Sunan Gunung Jati tetap melanjutkan salatnya.

Baca juga: Menyingkap Sejarah Goa Sunyaragi Tempat Bermain Putra-putri Keraton Cirebon, Ada Sederet Hal Mistis

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved