Breaking News:

Keraton di Cirebon

Menyingkap Sejarah Goa Sunyaragi Tempat Bermain Putra-putri Keraton Cirebon, Ada Sederet Hal Mistis

Menyebut nama Goa Sunyaragi, otomatis khalayak akan mengingatnya sebagai salahsatu destinasi wisata di Kota Cirebon

Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam
Suasana obyek wisata Taman Air Goa Sunyaragi, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Senin (2/5/2022). 

TRIBUNCIREBON.COM - Menyebut nama Goa Sunyaragi, otomatis khalayak akan mengingatnya sebagai salahsatu destinasi wisata di Kota Cirebon.

Bahkan pastinya semua masyarakat Cirebon langsung paham bahwa tempat wisata itu lokasinya berada di kelurahan Sunyaragi, Kecematan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Namun apakah semua orang tahu bahwa Goa Sunyaragi itu sebenarnya memiliki nilai sejarah yang terkait dengan keraton di Cirebon? Bahkan konon didalamnya terdapat sederet hal mistis?

Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Horor di Jawa Barat, Salah Satunya Ada Goa Sunyaragi di Cirebon

Pengunjung saat berwisata di Taman Air Gua Sunyaragi, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Sabtu (9/7/2022)
Pengunjung saat berwisata di Taman Air Gua Sunyaragi, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Sabtu (9/7/2022) (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Nah untuk mengetahuinya, mati kita coba untuk menyingkap soal sejarah Goa Sunyaragi dan konon di dalamnya terdapat 5 hal mistis.

Dilansir Tribuncirebon.com dari Wikipedia, Gua Sunyaragi atau Taman Sari Sunyaragi merupakan sebuah situs bersejarah di Kota Cirebon yang digunakan oleh para sultan di masa lalu untuk bermeditasi dan mengatur strategi perlawanan terhadap penjajahan Belanda.

Berdasarkan buku Purwaka Caruban Nagari yang ditulis oleh Pangeran Kararangen atau Pangeran Arya Carbon tahun 1720, penamaan Sunyaragi berasal dari kata Sunya yang artinya “Sepi” dan Ragi yang artinya “Raga” versi Carub Nagari.

Maka bisa diartikan Gua Sunyaragi merupakan tempat bagi para raja untuk bermeditasi, menenangkan atau mengendalikan raga.

Gua Sunyaragi didirikan pada 1703 Masehi oleh Pangeran Kararangen yang merupakan cicit dari Sunan Gunung Jati dan ditujukan bagi para pembesar keraton dan prajurit keraton di Cirebon dalam meningkatkan ilmu kanuragan dan memperdalam teknik berperang.

Baca juga: Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon dan 4 Keraton Lainnya, Peninggalan Kerajaan Cirebon

Jika diamati, bangunan di kawasan seluas 15 hektare tersebut merupakan perpaduan antara gaya Indonesia di zaman kerajaan dengan beberapa ornamen Islam, Hindu dan Tiongkok sebagai bangsa pendatang yang pernah menetap lama dalam menjalankan industri perniagaan.

Sementara itu dilansir dari disbudpar.cirebonkota.go.id, Goa Sunyaragi mengandung sejarah yang sangat berpengaruh untuk warga kota Cirebon.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved