Breaking News:

Ngeri Banget, Bom Mother of Satan Meledak di Gunung Ciremai, Terdengar Sampai 10 Kilometer

Khususnya, kepada orang yang dianggap mencurigakan dengan membawa barang-barang yang tak lazim ke desanya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pemandangan Gunung Ciremai yang diambil dari Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Foto diambil 20 September 2019. 

TRIBUNCIREBON.COM - Bahan peledak yang disembunyikan narapidana teroris Imam Mulyana (31) di kaki Gunung Ciremai memiliki daya ledak yang tinggi.

Imam Mulyana merupakan narapidana terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap 2017 lalu.

Sebanyak 5 kg dari 35 kg bahan peledak jenis Triaceton Triperoxide Aseton Perosida (TATP) yang disebut "mother of satan" ini pun diledakkan di kaki Gunung Ciremai, Selasa (5/10/2021).

Bahan peledak itu ditemukan Tim Densus 88 di kawasan Karanglenang yang masuk wilayah Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

Saat peledakkan, polisi mengajak sejumlah warga untuk jadi saksi, salah satunya Parman (46).

Ia bercerita, dari 35 kg temuan bahan peledak "mother of satan" itu, hanya diledakkan 5 kg.

Itu pun efeknya dahsyat, hingga timbulkan longsor di titik ledakan.

Dahsyatnya ledakan sebabkan longsor Banyak warga yang mengira suara tersebut merupakan suara petir bertanda akan turun hujan.

"Jadi yang saya tahu dari polisi bahwa ada 35 kg bahan peledak yang ditemukan, tapi tidak dibawa semua. Ada sekitar 5 kg yang diledakkan, sisanya dibawa," ujar Parman seperti dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (5/10/2021).

"Suaranya (ledakan) cukup kencang hingga menimbulkan kerusakan di titik ledakan," lanjut Parman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved