Breaking News:

Antisipasi Kebakaran, Petugas Lapas Majalengka Gelar Simulasi dan Latihan Gunakan APAR

Simulasi dan pelatihan pemadaman api tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan dan pengamanan petugas lapas apabila terjadi kebakaran di lapas.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Lapas Kelas IIB Majalengka menggelar simulasi dan pelatihan pemadaman api bekerja sama dengan Damkar Majalengka, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON,COM, MAJALENGKA - Tragedi kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang yang menyebabkan 44 orang meninggal dunia menjadi pelajaran serius yang harus diwaspadai oleh Lapas di Indonesia.

Seperti yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Majalengka, yaitu dengan menggelar simulasi dan pelatihan pemadaman api pada Kamis (16/9/2021).

Simulasi dan pelatihan pemadaman api tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan dan pengamanan petugas lapas apabila terjadi kebakaran di lapas.

Selain itu juga untuk melatih kemampuan petugas untuk menjinakkan api saat terjadi kebakaran.

Kepala Lapas Majalengka, Suparman mengatakan, bahwa pelatihan ini dimaksudkan untuk melatih petugas untuk meminimalisir korban meninggal dunia akibat kebakaran di dalam Lapas.

Baca juga: Tak Ingin Senasib dengan Lapas Tangerang, Lapas Majalengka Ganti Instalasi Listrik yang Berjamur

Baca juga: BAHAYA! Delapan Lapas di Jabar Overkapasitas di Atas 100 Persen, Lapas Kelas II A Bekasi Terpadat

"Syukur Alhamdulillah, tadi kita sudah mengadakan pelatihan dan simulasi karena ini menyangkut keamanan bagi warga binaan dan aset-aset kita yang ada di sini."

"Tadi kita sudah bisa saksikan bagaimana cara-cara memadamkan api, bagaimana cara-cara mengevakuasi dan sudah dilaksanakan tadi dan mudah-mudahan menjadi bekal kami khususnya petugas lapas Majalengka, ketika kebakaran terjadi kita sudah bisa mengantisipasi," ujar Suparman kepada Tribun, Kamis (16/9/2021).

Dengan mendapat pengarahan instruktur dari Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Majalengka, petugas Lapas mempraktikkan langsung di halaman depan Lapas, mulai cara memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan karung goni.

"Minimal, sedikit pengetahuan ketika itu terjadi kita sudah mengambil langkah-langkah ke depan," ucapnya.

Pasukan Lapangan Bidang Pemadam Kebakaran SatPol PP dan Damkar Kabupaten Majalengka, Heri Anwar Ashari menyampaikan, selain melatih petugas Lapas, juga dilakukan pengecekan kondisi APAR.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan APAR berfungsi dengan baik.

"Kita mengacu pada perundang-undangan bahwa harus tersedianya apar di 15 meter per satu titik apar dan di tempat-tempat vital juga harus tersedia diesel, genset alat pemadam kebakaran. Ke depan akan diusahakan oleh pihak Lapas agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Heri. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved