Breaking News:

Pejabat Pemerintah Asal PDIP Terancam Dipecat Jika Tak Peduli Pandemi Covid-19, Ini Kata Ono Surono

Untuk se-Jabar sudah bisa terkumpulkan sebesar Rp 12.420 juta dari mereka atau kader PDI Perjuangan di setiap legislatif dan eksekutif

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Politisi PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ketua DPD PDIP Jawa Barat, yakni Ono Surono tidak segan memecat anggota fraksi PDIP dan kepala daerah atau pejabat eksekutif dari PDIP di masing - masing daerah se-Jawa Barat. Hal itu jika mereka tidak mengikuti perintah partai dalam kepedulian terhadap masyarakat di masa Pandemi Covid19.

"Bentuk kepedulian kader PDI Perjuangan itu melayani dan memberikan paket sembako kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 dan biayanya itu dari masing - masing anggota Dewan dan Kader PDIP yang berada di eksekutif," kata Ono saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (29/7/2021).

Ono menyebut untuk DPD PDI Perjuangan sendiri sudah menyiapkan paket bantuan yang siap didistribusikan ke posko di sejumlah daerah.

"Kesiapan pendistribusian paket itu senilai 1,5 miliar yang akan didistribusikan ke 27 kabupaten atau kota melalui posko darurat bentukan PDIP di daerah," kata Ono lagi.

Baca juga: Wow Muncul Iuran Wajib Rp 30 Juta Anggota Fraksi PDIP Kuningan Termasuk Bupati, Ini Faktanya

Baca juga: Ganjar Pranowo Serahkan Soal Konfliknya dengan PDIP pada Megawati, Tugasnya Kini Hanya Satu Kerja

Untuk se-Jabar sudah bisa terkumpulkan sebesar Rp 12.420 juta dari mereka atau kader PDI Perjuangan di setiap legislatif dan eksekutif masing - masing daerah. "Biaya terkumpul ada 12.420 juta dan untuk DPD PDIP itu bagaimana membackup kabupaten atau kota yang anggota sedikit dan atau tidak ada kepala daerah dari PDIP," katanya.

Mengenai pelaksanaan kegiatan ini terus mengikuti perkembangan covid di Indonesia. "Mudah-mudahan segera selesai COVID-19 ini, tapi akan dilakukan selama pandemi ada," katanya.

Mengenai jumlah kader PDIP di Jawa Barat yang tercatat sebanyak Anggota DPRD Kota/ Kabupaten ada sebanyak 207 orang, kemudian untuk Anggota DPRD Provinsi Jabar ada 20 orang dan Anggita DPR RI sebanyak 13 orang serta masing - masing kepala daerah ada 10 orang dan 6 orang kader PDIP lainnya menjabat sebagi Wakil Bupati/Wali kota.

"Jadi, jika mereka atau kader PDIP yang tercatat tadi tidak mengikuti perintah dalam urunan untuk kepedulian masyarakat, kami akan pecat diberhentikan dari jabatannya," katanya.

Kemudian mengenai besaran iuran dalam kegiatan PDI Perjuangan, kata Ono mengklaim bahwa itu bergantung pada nilai gaji dan tunjangan. "Kewajiban dalam melakukan kegiatan PDIP peduli masyarakat, itu iuran yang dikeluarkan sesuai gaji dan tunjangan kader yang menjabat di daerah. Nah, kalau untuk anggota DPR RI itu bisa lebih besar," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved