Breaking News:

Kabar Duka

INNALILLAHI, Warga Perantau Meninggal Dunia Saat Hendak Masuk Mesin ATM di Swalayan di Jalaksana

Sejumlah warga dan tukang ojek di kawasan Toko Sawalayan di Kecamatan Jalaksana – Kuningan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Humas Polsek Jalaksana
Sesosok mayat ditemukan tergeletak di pinggir jalan di kawasan Toko Sawalayan di Kecamatan Jalaksana – Kuningan, Sabtu (17/7/2021). 

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap jasad korban, kata Danu, tidak ditemukan luka atau bekas kekerasan pada tubuh korban. 

“Laporan petugas usai melakukan pemeriksaan, sama sekali tidak ditemukan tanda- tanda atau bekas kekerasan di jasad korban. Korban murni meninggal di duga serangan jantung,” ujarnya. 

Kasat Reskrim juga mengulas hasil daripada keterangan terhimpun dari para saksi tadi, korban sebelumnya baru turun dan bus, tepat berjarak beberapa meter atau di depan mesin ATM toko swalayan setempat, korban jatuh tergeletak. 

“Saat melihat jatuh tergeletak tadi, warga takut dan kemudian mendatangi Polsek Jalaksana, untuk melaporkan kejadian berlangsung tadi dan korban telah diserahkan kepada keluarganya,”katanya. 

Enam Orang Meninggal Sepekan

Kasus warga meninggal dunia di Kuningan tanpa ada tanda – tanda kekerasan atau diduga akibat serang jantung, terjadi dalam rentang satu pekan sebanyak 6 orang. Masing – masing kasus meninggal yang sempat membuat geger warga sekitar, terjadi di sejumlah daerah.

Berdasarkan catatan terhimpun TribunCirebon.com, kasus kematian pertama pada Sabtu 12 Juli 2021,  dua warga di Desa Cikadu, Kecamatan Nusaherang, ditemukan meninggal padawaktu dan tempat berbeda. Namun saat ditemukan kondisi korban itu sedang beristirahat di saung sekitar lahan pertanian daerah setempat.

“Kasus kematian warga Cikadu memang tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada jasad korban,” ungkap Kapolsek Kadugede, Iptu M Faisal dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (17/7/2021).

Selang berapa hari kemudian, korban kematian terjadi di Perum Kencana Ciharendong, Kuningan. “Betul ada penemuan mayat di perum yang mengeluarkan bau tak sedap dan kami diminta untuk menyemprot tempat kejadian sekaligus lingkungan sekitarnya,” kata Kepala UPT Damkar Kuningan.

Berikutnya korban meninggal dunia, yang ditemukan di kawasan pacuan kuda. “Korban meninggal di pacuan kuda, sebelumnya bareng sama teman wanita,” ujar Kasat Reskirm Polres Kuningan, AKP Danu Raditya Atmaja mewakili Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya. 

Baca juga: Warga Kaget Menemukan Mayat Laki-laki Saat akan Mengairi Sawah, Jasad Menyumbat Saluran Irigasi

Baca juga: Warga Desa Cikadu Kuningan Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Petani Tergeletak di Saung Kebun

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved