Kisah Getir TKW Asal Bandung Barat, Dipenjara di Malaysia Karena Dituduh Memiliki Narkoba
Rima Diana, TKW asal Pasirlame, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus merasakan dinginnya jeruji besi saat dia bekerja di Malaysia.
"Tadinya mau pulang sebelum lebaran, tapi (bandara) ditutup. Jadinya, saya gak bisa pulang dan menunggu di Medan saja," ucap Rima.
Rima mengatakan, dia baru bisa pulang ke kampung halamannya pada Mei 2021 lalu. Saat ini Rima pun sudah berkumpul bersama orangtuanya dan tidak akan pernah kembali menjadi TKW.
TKW Sunenti Sempat Tertahan di RS di Shanghai
Sunenti (42), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Blok Tengah Desa Sukadana, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu akhirnya bisa bernapas lega.
Pasalnya, sekarang ini, Sunenti sudah bisa kembali ke tanah air.
Hal tersebut dikabarkan langsung Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih kepada Tribuncirebon.com, Minggu (6/6/2021).
Sunenti sendiri sempat tertahan di Rumah Sakit di Shanghai, China karena harus melunasi dahulu seluruh biaya perawatannya.
"Alhamdulillah Sunenti PMI yang tertahan di Shanghai nanti malam insyaAllah balik ke kampung halamannya sekarang masih di wisma atlit," ujar Juwarih.
Adapun kondisi Sunenti, saat ini diketahui sudah membaik.
Sebelumnya, ia menderita sakit komplikasi asam akut dan infeksi lambung, Sunenti tiba-tiba sakit kepala dan langsung tidak sadarkan diri atau koma.
Sunenti yang hanya merupakan seorang janda dari kalangan keluarga petani tidak mampu melunasi sisa biaya rumah sakit, sebesar Rp 57 juta lagi pada saat itu, hal ini yang membuatnya tertahan tak bisa pulang.
Baca juga: TKW Indramayu Ingin Pulang Minta Tolong ke Bupati, Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan di China
Padahal, keluarga sudah mengirim uang ke rekening teman Sunenti, Dewi untuk membayar biaya pengobatan Sunenti.
Total secara keseluruhan keluarga sudah mengeluarkan biaya Rp 70.400.00.
Uang tersebut, sebagian didapat keluarga dari hasil menggadaikan rumah, akan tetapi biaya pengobatan tersebut tetap masih kurang.
Di China, Sunenti berangkat secara ilegal atau unprosedural, ia diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).