Mudik 2021
Modus Travel Gelap Pada Pemudik, Harga Murah hingga Minta Mengaku Keluarga Agar Tak Dirazia Polisi
Ia berangkat dari Ciawi, Bogor menuju Palabuhanratu menggunakan travel gelap yang ia dapat dari media sosial.
"Taksi gelap oprasional ditangkap. Kalau ketangkep di jalan ditilang," ujarnya via pesan singkat.
Di tempat terpisah, Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengamankan sejumlah travel gelap.
Namun, Lukman tidak menyebutkan jumlah travel gelap yang telah diamankan.
"Kita sudah mengamankan beberapa travel gelap, artinya di situ sudah ada orang-orang yang sudah mulai mencuri star, kita tilang kendaraan-kendraan taksi gelap itu kita amankan sampai nanti larangan mudik ini selesai," jelasnya.
Baca juga: Cerita Mudik Jalan Kaki Ternyata Bohong, Keluarga Masitoh Sengaja Hidup di Jalan Demi Bisa Hidup
Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Kuli Bangunan Mabes AD Pulang, Ternyata Tujuan KASAD Baik
Disweeping
Di Kuningan, para sopir bus ikut berjaga di titik Check Point yang berada di Tugu Ikan daereh perbatasan Kuningan - Cirebon.
Teramati di lokasi check point, para sopir bus itu turun ke jalan melakukan aksi sweeping terhadap travel gelap yang masih diketahui beroperasi, Sabtu (8/5/2021) dini hari.
Dalam aksinya mereka berhasil menghentikan kendaraan yang melintas di pos penyekatan Tugu Ikan bersama petugas gabungan dari TNI Polri, Dishub dan Satpol PP.
Terpantau travel gelap jenis Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi B 1067 TIP ini dihentikan dan diperiksa petugas karena terbukti membawa lima orang pemudik dari Tangerang.
Saat ditemui di lokasi, Sudira Ketua Paguyuban Karyawan Putri Luragung mengungkapkan bahwa aksi turun ke jalan ini bertujuan untuk menuntut keadilan agar travel gelap tidak lagi beroperasi.
"Kami turun ke jalan karena kami merasa tidak adil, kita ikuti aturan pemerintah tapi kenapa travel gelap masih berkeliaran," ungkap dia.
Baca juga: Protes Larangan Mudik, Sopir Travel Indramayu & Cirebon Tempeli Mobil Dengan Curhatan untuk Presiden
Baca juga: Takut Digigit Anjing Petugas, Sopir Travel Gelap Nangis dan Akhirnya Ngaku Bawa Pemudik dari Bekasi
Melihat ketidakadilan ini Sudira berharap kepada petugas di lapangan yang melakukan penyekatan untuk bertindak tegas.
"Jadi saya minta petugas di lapangan untuk bertindak tegas agar travel gelap juga tidak ada yang beroperasi," ujarnya.
Kepada wartawan di lokasi, Ipda Farikin Perwira Pengendali (Padal) mengatakan, terjadi pelanggaran yang dilakukan kendaraan membawa pemudik karena juga tidak dilengkapi dengan surat-surat.
"Untuk mobil travel gelap langsung ditahan. Namun kami beri kebijakan kepada sopir travel untuk terlebih dulu mengantar penumpangnya dengan jaminan SIM dan STNK," ujarnya.