Daftar 29 Sekolah di Bandung yang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Imbas Siaga Satu Demo

Disdik Kota Bandung menetapkan 29 sekolah dari tingkat TK, SD, hingga SMP untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh

tribun
PEMBELAJARAN JARAK JAUH - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menetapkan 29 sekolah dari tingkat TK, SD, hingga SMP untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Senin (1/9/2025).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah


TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menetapkan 29 sekolah dari tingkat TK, SD, hingga SMP untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Senin (1/9/2025). 


Kebijakan ini diambil menyusul status siaga satu yang berlaku di Kota Bandung dan berlokasi di sekitar titik rawan aksi demonstrasi.


Kepala Disdik Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan sekolah-sekolah tersebut berada di radius dekat dengan kawasan gedung DPRD Jawa Barat, Mapolrestabes Bandung, Polda Jabar, dan titik lain yang menjadi konsentrasi massa.


“Mulai Senin, 29 sekolah ini akan melaksanakan PJJ. Sekolah lain yang merasa berpotensi terdampak juga diperbolehkan mengambil kebijakan yang sama,” ujarnya, kepada Tribun Jabar, Minggu (31/8/2025). 

Baca juga: Bangunan Hingga Fasilitas Publik Rusak Usai Demo di DPRD Jabar, Ini Tanggapan Dedi Mulyadi


Berikut Daftar Lengkap 29 Sekolah di Bandung yang Terapkan PJJ


Kelompok Bermain & TK


1. Bandung Montessori School
2. TK Santo Yusuf
3. TK Santa Angela
4. TK Penabur Internasional
5. TK Al-Mustafa
6. TK Taruna Bakti

SD Negeri & Swasta
7. SDN 001 Merdeka
8. SDN 113 Banjarsari
9. SDN 023 Kaca Piring
10. SD Santo Yusuf
11. SD Santa Angela
12. SD Kristen Yahya
13. SD Taruna Bakti
14. SD Juara


SMP Negeri & Swasta
15. SMPN 2 Bandung
16. SMPN 5 Bandung
17. SMPN 7 Bandung
18. SMPN 44 Bandung
19. SMPN 54 Bandung
20. SMPN 66 Bandung
21. SMPN 72 Bandung
22. SMP Santo Yusuf 2
23. SMP Santa Angela
24. SMP PGII 1
25. SMP BPK Penabur (Jl. Banda)
26. SMP Taruna Bakti
27. SMP Al Biruni Cerdas Mulia
28. SMP Al Hasan
29. SMP PGRI 3 Bandung


Asep menjelaskan, kebijakan PJJ ini masih bersifat sementara dan akan terus dievaluasi setiap hari sesuai perkembangan situasi. 


"Kalau kondisi kembali normal, pembelajaran akan dikembalikan ke tatap muka,” katanya.


Selain itu, dia juga mengimbau agar siswa tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi serta mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved