Kesehatan
Cara Mudah Turunkan Darah Tinggi atau Hipertensi, Konsumsi Rutin Minuman-minuman Ini Dijamin Ampuh
Anda bisa menurunkan darah tinggi tanpa menggunakan obat, ada beragam minuman yang mampu menjadi penurun darah tinggi.
TRIBUNCIREBON.COM - Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa diturunkan tanpa mengkonsumsi obat-obatan kimia.
Hipertensi atau darah tinggi dapat disebabkan oleh gaya hidup tak sehat dan pola makan yang salah.
Anda bisa menurunkan darah tinggi tanpa menggunakan obat, ada beragam minuman yang mampu menjadi penurun darah tinggi.
Minuman penurun darah tinggi penting dikenali sebagai bagian dari cara mengontrol hipertensi. Karena jika sudah hipertensi, pengobatannya harus minum obat seumur hidup.
Tekanan darah yang tidak terkendali dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung dan stroke.
Orang dewasa dapat didiagnosis menderita hipertensi atau darah tinggi jika memiliki tekanan darah 140/90 mmHg.
Angka 140 menunjukkan tingkat tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut sebagai tekanan sistolik.
Sedangkan angka 90 berarti tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa atau kerap disebut sebagai tekanan diastolik.
Salah satu garis pertahanan pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah tekanan darah tinggi adalah diet atau mengatur pola makan.
Menerapkan diet ramah tekanan darah dapat membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat tanpa efek samping seperti yang dapat disebabkan oleh obat-obatan.
Baca juga: Cara Mudah Turunkan Gula Darah dalam Tubuh, Konsumsi 4 Bahan Alami Ini Dijamin Ampuh
Selain makanan tertentu yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, beberapa jenis minuman juga dapat berfungsi sebagai penurun darah tinggi. Berikut ini adalah beragam minuman penurun darah tinggi yang dapat dipertimbangkan:
1. Jus tomat
Minuman penurun darah tinggi yang pertama adalah jus tomat. Melansir Health Line, bukti yang berkembang menunjukkan bahwa minum satu gelas jus tomat per hari dapat meningkatkan kesehatan jantung.
Dalam studi yang diterbitkan Jurnal Food Science & Nutrition pada 2019, peneliti dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang dan Tucson Plant Breeding Institute mengevaluasi efek minum rata-rata satu cangkir jus tomat per hari di antara partisipan dengan faktor risiko penyakit jantung.
Para peneliti menyimpulkan bahwa jus tomat bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, termasuk kolesterol jahat atau kolesterol low-density lipoprotein (LDL).