Breaking News:

Santana Sky Coffee and Tea Hadir di Jalur Wisata Palutungan Kuningan, Buat Kawula Muda dan Orang Tua

empat kongkow dan ngopi itu tak cuma untuk kawula muda, tapi orang tua pun bisa

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana launching Santana Sky Coffee and Tea di Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kuningan Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Jalur wisata Palutungan semakin ramai dengan kehadiran Santana Sky Coffe and Tea di Desa Cisantara, Kecamatan Cigugur, Kuningan. Tempat kongkow dan ngopi itu tak cuma untuk kawula muda, tapi orang tua pun bisa. Buat mereka yang tidak minum kopi, minum teh menjadi pilihan yang lain.

Owner Santana Sky Coffee  and Tea, Devi Ariyanto mengatakan, membuka lapak kopi seperti ini buat kawula muda dan para orang tua.

"Sebab di sini tidak hanya menyediakan kopi. Melainkan ada minuman teh buat para orang tua yang kebetulan gak suka ngopi," ujarnya, Senin (5/4/2021).

Latar belakang branding Santana Sky Coffee and Tea, kata dia, ini menyesuaikan dengan kondisi alam wisata di Cisantana yang memang berada di kaki Gunung Ciremai.

"Kita tidak hanya menyediakan minuman. Melainkan untuk jenis kuliner lainnya juga kita sediakan buat pengunjung dan untuk nama, kebetulan kita berada di atas pusat Kuningan Kota," ungkapnya.

Baca juga: Tukang Pijat Keliling di Cianjur Cabuli Seorang Gadis saat Orangtuanya Lengah

Baca juga: Jaksa Ungkap Awal Mula Habib Bahar Aniaya Andriansyah, Berawal dari Mengantar Istri

Baca juga: LATIHAN Persib Bandung Tidak Jadi Hari Ini, Alasannya Disebut-sebut Harus Vaksin Covid-19 Lagi

Mengenai usaha kopi, Devy mengatakan, ini tidak lain sebagai mitra bisnis masyarakat yang tergabung dalam komunitas kopi Kuningan.

"Semua kita kerjasamakan, mulai dari kopi lokal hingga kopi luar daerah Kuningan. Kemudian cara kerja sama itu melalui pembelian kopi yang dihasilkan roasting yang ada di daerah," ungkapnya.

Untuk harga kopi itu bervariatif mulai Rp 15 ribu - Rp 20 ribu. Harga itu juga disesuaikan dengan daya beli masyarakat atau pengunjung saat menikmati suasana wisata alam palutungan Kuningan.

"Iya harganya kita sesuaikan dengan daya beli pengunjung. Meski demikian tidak kalah kualitasnya dengan kedai kopi seperti Starbuck yang ada di kota besar," ujarnya. 

Kafe ini diresmikan oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama. 

"Sebelumnya terima kasih kepada Pak Devi atas waktu dan kesempatan ini, semoga pengembangan usaha selain Coffee and Tea ini bisa bertambah lagi. Kami sebagai pemerintah, tentu menyambut baik terhadap kegiatan usaha masyarakat seperti ini," ungkap Bupati Acep disela persemian lapak usaha tadi, Senin (5/4/2021).

Bupati Acep mengatakan sangat mendorongnya terhadap pelaku usaha seperti kedai kopi ini. Sebab di Kuningan lahan pertanian kopi dengan berbagai jenis sangat luas dan banyak. "Ini jelas akan memberikan dampak baik kepada petani kopi di setiap daerah. Semoga kopi - kopi Kuningan ini makin terkenal dan masyarakat sejahtera tentunya," ujar Bupati Acep.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved