Jembatan Majalengka Sumedang Putus
Pemdes Babakan Anyar Minta Pangdam III Siliwangi Ikut Tangani Jembatan Penghubung yang Putus
Pemerintah Desa Babakan Anyar meminta Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto turun tangan langsung menangani jembatan yang terputus.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Pemerintah Desa Babakan Anyar, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka meminta Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto turun tangan langsung menangani jembatan yang baru saja terputus.
Diketahui, jembatan yang menghubungkan Desa Babakan Anyar, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka dengan Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang terputus, Kamis (25/3/2021) malam.
'Jembatan Gantung Hum 45' demikian sebutan nama jembatan penghubung ini terputus akibat luapan Sungai Cimanuk yang melintas di bawah jembatan tersebut.
Baca juga: UPDATE Harga HP Oppo Akhir Maret 2021: Mulai Oppo Find X2 Pro, Reno4, Oppo Reno5 hingga A92
Baca juga: Polisi Geledah Perwira TNI di Malang, Ternyata Salah Sasaran, Pengedar Narkoba Berhasil Kabur
Jembatan sendiri dibangun oleh Prajurit Siliwangi khususnya dari Kodim 0617 Majalengka dan Kodim 0610 Sumedang.
Kepala Desa Babakan Anyar, Budi Wahyu Darmadi mengatakan, pihaknya berharap ada perhatian dari Pangdam III Siliwangi untuk membangun kembali jembatan penghubung tersebut.
"Jadi kalau bisa intinya ke bapak-bapak yang di atas, khususnya bapak Pangdam mohon dibikinkan lagi, diperbaiki," ujar Budi kepada Tribun, Jumat (26/3/2021).
Sebab, jelas dia, masyarakat sekitar sangat terbantu dengan keberadaan jembatan yang memiliki panjang 140 meter itu.
Apalagi, jembatan tersebut belum lama diresmikan.
"Baru diresmikan kemarin tanggal 11 Maret 2021. Diresmikan langsung oleh Pangdam III Siliwangi dengan ditemani Umuh Muchtar serta Bupati Majalengka dan Bupati Sumedang," ucapnya.
Masih dijelaskan Budi, sebelumnya warga harus memutar sepanjang 20 KM untuk mencapai Desa Palabuan tersebut.
Baca juga: Lama Tak Banjir, Dayeuhkolot Kembali Tergenangi Air Sepaha Orang Dewasa, Warga Bertahan di Rumah
Namun, semenjak dibangun dan diresmikan sekitar dua Minggu lalu, masyarakat banyak yang memanfaatkannya.
"Warga di sini kebanyakan pedagang buah begitu juga di Desa Palabuan, mereka berjualan di Pasar Kadipaten. Dengan adanya jembatan ini otomatis mempermudah akses mereka untuk menjual dagangannya," jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, terputusnya jembatan gantung yang membentang di Sungai Cimanuk menghubungkan Desa Babakan Anyar, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka dengan Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang dikeluhkan warga.
Pasalnya, selama dua Minggu terakhir usai diresmikannya jembatan oleh Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, banyak masyarakat yang memanfaatkan jembatan tersebut.