Breaking News:

Polisi Geledah Perwira TNI di Malang, Ternyata Salah Sasaran, Pengedar Narkoba Berhasil Kabur

Anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota salah sasaran sehingga menangkap anggota TNI AD bernama Kolonel Chb I Wayan Sudarsana

ist
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM- Anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota salah sasaran sehingga menangkap anggota TNI AD bernama Kolonel Chb I Wayan Sudarsana di kamar hotel di Kota Malang, Kamis (25/3/2021) sekitar pukul 04.30 WIB.

"Kejadian itu memang benar ada, dan telah dimediasi. Kami sudah minta maaf kepada Kolonel Chb I Wayan Sudarsana, dan permintaan maaf itu telah diterima," ujar Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jawa Timur kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (26/3/2021).

Pihaknya tetap akan menindak anggota polisi yang terlibat karena telah melanggar SOP dalam tindakan kepolisian.

Baca juga: Ramalan 12 Zodiak Besok, Sabtu 27 Maret 2021: Cancer Jangan Ikut Campur, Virgo Ada Masalah Keuangan

Baca juga: Lama Tak Banjir, Dayeuhkolot Kembali Tergenangi Air Sepaha Orang Dewasa, Warga Bertahan di Rumah

"Ada empat personel yang terlibat langsung dalam kejadian itu. Empat personel yang terlibat itu sudah ditahan di Polresta Malang Kota, dan ditangani Propam Polresta Malang Kota," jelasnya.

Gatot mengungkapkan kejadian itu akibat kesalahan informasi kamar hotel.

"Itu kan pengembangan, tertangkapnya penangkapan pengguna narkoba. Pelaku mengaku mendapat ineks dari si A. Saat ditanya, pelaku menjawab bahwa si A ada di kamar hotel nomor. Saat di perjalanan, pengakuan pelaku berubah," bebernya.

Baca juga: Lagi Mandi, Wanita 22 Tahun Kaget Lihat HP di Ventilasi, Teriak Histeris Saat Tahu Ada yang Merekam

Saat polisi membuka kamar yang dimaksud pelaku, ternyata ada Kolonel Chb I Wayan Sudarsana di dalam kamar.

"Jadi bukan kamar bukan itu, tetapi kamar satunya. Karena ada kejadian itu, pelaku incaran jadi kabur," ungkapnya.

Gatot menegaskan sudah tidak ada permasalahan lagi antara polisi dengan TNI, khususnya dengan Kolonel Chb I Wayan Sudarsana.

"Kasus ini sudah mediasi. Kapolresta dan Danrem sudah ketemu, dan telah melapor ke atasan beliau. Permintaan mohon maafnya telah diterima. Sudah tidak ada masaah lagi dengan beliau," terangnya.

Berita tentang polisi salah sasaran

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved