Breaking News:

Lama Tak Banjir, Dayeuhkolot Kembali Tergenangi Air Sepaha Orang Dewasa, Warga Bertahan di Rumah

Banjir kembali melanda daerah Kampung Bojong Asih, Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Namun kebanyakan warga masih bertahan

TribunJabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin
Banjir kembali melanda daerah Kampung Bojong Asih, Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kebanyakan warga masih bertahan di rumahnya masing-masing. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Banjir kembali melanda daerah Kampung Bojong Asih, Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Namun kebanyakan warga masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Menurut seorang warga Yadi Supriyadi (39), air mulai menggenangi kampungnya sekitar pukul 16. 30 WIB.

"Paling parah pada malam hari, di daerah paling dalam air mencapai sekitar 110 centimeter," ujar Yadi, di dekat rumahnya, Jumat (26/3/2021).

Yadi mengatakan, daerah yang terendam air sebanyak 7 RW, mungkin mencapai 2.000 kepala keluarga.

"Namun, mulai pagi air yang menggenang terus berangsur surut, siang ini di titik paling dalam mungkin air yang menggenang tinggal 60 centimeter," kata Yadi.

Yadi memaparkan, kemarin di wilayahnya dan hulu sungai Citarum, diguyur hujan deras dan merata, sehingga di wilayah Dayeuhkolot, air meluap dan merendam kampungnya.

"Jika dibandingkan tahun kemarin, ya lebih parah tahun kemarin dan sekarang lebih cepat juga surutnya," tuturnya," kata Yadi.

Baca juga: Heboh Wanita Mau Jual Ginjal Seharga Rp 500 Juta Demi Bayar Utang, Bupati Lumajang Tawarkan Bantuan

Baca juga: Tidak Ada Hujan, Air Sungai Cimanuk Meluap di Indramayu, Kiriman dari Sumedang Selatan

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta RCTI Hari Ini, Andin Ajak Elsa Bertemu, Lengkap dengan Link Streaming

Yadi mengatakan, hal tersebut karena kini terdapat sondetan Sungai Cisangkuy.

"Sebelum ada sondetan Sungai Cisangkuy, jika kondisinya seperti kemarin, bisa jadi banjir mencapai 2 meter. Namun, sekarang sudah ada sondetan itu, jadi banjir lebih kecil dan airnya cepat surut," katanya.

Tentu kalau harapan, kata Yadi, inginnya warga tak ada banjir lagi.

"Kami harap ada langkah antisipasi dari pemerintah, khawatir akan terjadi hujan deras dan banjir lagi di daerah ini," ucapnya.

Kini warga masih memilih bertahan di rumahnya, walau memang ada beberapa warga yang memilih mengungsi, di Kantor Desa Dayeuhkolot antisipasi jika terjadi banjir kembali.

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved