12 Polisi Terlibat Narkoba Termasuk Kapolsek Astana Anyar, Kapolda: Pilihannya Dipidana atau Dipecat
Kapolda Jabar Irjen Achmad Dofiri menyesalkan adanya anggota Polri yang terlibat penggunaan narkoba. Ada 12 anggota, termasuk Kapolsek
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Achmad Dofiri menyesalkan adanya anggota Polri yang terlibat penggunaan narkoba. Seperti diketahui, ada 12 anggota, termasuk Kapolsek Astanaanyar yang diamankan.
Ke-12 anggota itu tidak diamankan di hotel secara bersamaan.
Dia mengatakan, kasus itu bermula saat ada satu anggota yang diduga terlibat narkoba. Kemudian, ditelusuri oleh propam.
Baca juga: INI Kronologi Kasus Narkoba Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni & 11 Polisi, Kapolda Jabar Menyesalkan
Baca juga: Hati-hati Kaum Wanita! Kanker Payudara dan Serviks Paling Mengancam, Ini Cara Mencegahnya
Baca juga: Kota Cirebon Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Jabar Pekan Ini, 21 Daerah Lain Masuk Zona Oranye
Dari penelusuran terhadap satu anggota tersebut, ternyata ditemukan keterlibatan anggota yang lain.
"Nah, dari hasil penelusuran itu, cukup memprihatinkan karena ada keterlibatan anggota yang lain. Salah satunya yang sangat kita sesalkan adalah satu Kapolsek yaitu Kapolsek Astanaanyar yang ada di Polrestabes Bandung," ucap Dofiri di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kamis (18/2/2021).
Ia mengaku tidak segan-segan untuk menindak anggota yang terlibat.
"Kalau memang hal itu benar dan bukti menunjukkan memang ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba, tentunya kami akan melakukan tindakan tegas," ucap Dofiri.
Menurut dia, kasus ini jadi pelajaran penting bagi seluruh anggota Polri yang menyalahgunakan narkoba.
"Kebijakan pimpinan jelas, Pak Kapolri kemarin menyampaikan bahwa bagi anggota penyalahguna narkoba pilihannya ada dua dipecat atau dipidanakan," ucap dia.
Saat ini, ke-12 oknum Polri itu masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Jabar. Sanksi berat menanti mereka.
"Jadi dua pilihannya, dipecat atau dipidanakan. Jadi sangat jelas sekali tindakan kami terhadap anggota yang melakukan pelanggaran tadi. Bisa juga dua-duanya tergantung kesalahannya nanti ya, kita lihat," ucap Dofiri.
Langsung Dicopot
Kapolda Jabar Irjen Achmad Dofiri mengganti Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, pascapenangkapan dugaan penyalahgunaan narkoba.
Pencopotan Kapolsek Astana Anyar itu tertuang dalam surat telegram Kapolda Jabar dengan nomor ST/267/II/KEP/2021 yang diterima Tribun pada Rabu (17/2/2021).