Breaking News:

Napi Tewas di Lapas Indramayu

Terkuak, Pelaku Pengeroyokan Napi hingga Satu Tewas Ada 3 Orang, Lapas Indramayu Beri Tindakan Ini

Lapas Indramayu terus melakukan penyelidikan secara intern terkait kasus seorang narapidana( napi) dikeroyok hingga tewas oleh sesama napi.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
ILUSTRASI: Para petugas gabungan saat pemeriksaan fisik terhadap narapidana di Lapas Kelas II B Indramayu, Sabtu (14/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Lapas Kelas II B Indramayu terus melakukan penyelidikan secara intern terkait kasus seorang narapidana atau Napi dikeroyok hingga tewas oleh sesama napi.

Hasilnya, penganiayaan atau pengeroyokan hingga menyebabkan Arwinto (45) meninggal dunia itu diduga dilakukan oleh rekan sesama napi lainnyadan  kini bertambah menjadi tiga orang.

Kepala Lapas Kelas II B Indramayu, Irwan Silais mengatakan, tiga orang diduga pelaku itu adalah ED, KN, dan R.

Baca juga: DETIK-detik Napi di Indramayu Dikeroyok Sampai Mati, Kejadiannya Saat Jam Makan Sore

Baca juga: Napi di Lapas Indramayu Tewas Dikeroyok, Pelaku Diduga Datangi Kamar Korban Untuk Balas Dendam

Baca juga: VIDEO - Seorang Napi Tewas Dikeroyok Dua Napi Lain hingga Tewas, Diduga karena Dendam

"Tersangka sementara kita identifikasi ada 3 orang, dengan kasus tiga-tiganya narkoba," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (19/1/2021).

Kini ketiga orang itu ditempatkan di sel khusus yang terpisah dari narapidana lain. Mereka juga dijaga ketat oleh sipir lapas.

Adapun untuk kasus kriminalitas yang terjadi di dalam lapas itu, disampaikan Irwan Silais sudah dilimpahkan sepenuhnya kepada Polres Indramayu.

Baca juga: Lapas Kelas II B Indramayu Akui Kecolongan Atas Tewasnya Seorang Napi: Akan Kami Benahi

Baca juga: Belum Genap Sehari Huni Lapas, Napi Tewas Dikeroyok Dua Napi Lain Secara Membabi Buta di Indramayu

Baca juga: Balas Dendam, Dua Napi Keroyok Napi Lain hingga Tewas di Kamar Sel Lapas Kelas II B Indramayu

Lapas Kelas II B Indramayu pun sudah menyerahkan berita acara pemeriksaan (BAP) soal kasus premanisme itu ke polisi.

"Tersangka yang bersangkutan itu kita pisahkan dari kelompoknya, kita pisahkan sehingga nanti bilamana ada hal-hal yang diperlukan oleh pihak polres bisa lebih mudah," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arwinto meninggal dunia seusai menjadi korban pengeroyokan sesama narapidana pada Jumat (15/1/2020) malam.

Hasil pemeriksaan polisi, pada tubuh korban, khususnya di bagian leher dan perut ditemukan sejumlah luka lebam bekas penganiayaan.

Baca juga: Detik-detik Pengeroyokan Napi yang Tewas di Lapas Kelas II B Indramayu, Terjadi Jam Makan Sore

Baca juga: BREAKING NEWS Napi Titipan Tewas di Kamar Sel Tahanan Lapas Kelas II B Indramayu, Diduga Dikeroyok

Padahal Arwinto saat itu belum genap sehari menempati kamar selnya di Lapas Kelas II B Indramayu.

Ia merupakan tahanan baru kasus narkoba yang dititipan Polres Indramayu di hari saat ia meninggal dunia.

Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, dari tangan Arwinto polisi mengamankan sebanyak 5 paket sabu dibungkus plastik klip warna bening dengan berat bruto 1,26 gram.

"Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara atau denda Rp 1-20 miliar," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved