Breaking News:

Ratusan Butir Trihexyphenidyl dan Tramadol Disita Polisi dari 4 Tersangka, Juga Ada 10 Butir Riklona

Polisi dari Sat Narkoba Polres Majalengka berhasil menyita ratusan obat terlarang dari 4 warga asal Kabupaten Majalengka.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Empat pelaku penyalahgunaan dan penyebaran narkoba dihadirkan dalam konferensi pers oleh Sat Narkoba Polres Majalengka,  Senin (18/1/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Polisi dari Sat Narkoba Polres Majalengka berhasil menyita ratusan obat terlarang dari 4 warga asal Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda melalui Kasat Narkoba, AKP Udiyanto mengatakan selama rentang waktu dua minggu, Polres Majalengka Berhasil mengamankan 4 tersangka yang tersandung kasus narkoba.

Yakni, dari tanggal 5 Januari sampai 18 Januari 2021.

Baca juga: Gadis Majalengka Nyaris Dijual ke Timur Tengah oleh Tiga Warga Indramayu, Polisi Tangkap Pelaku

Baca juga: TERUNGKAP Alasan di Indramayu Banyak Pasangan Lakukan Pernikahan Dini, Bikin Miris Pengadilan Agama

"Selama dua minggu, Satnarkoba Polres Majalengka berhasil mengamankan 3 orang pengedar dan 1 orang penyalahgunaan Narkoba," ujar AKP Udiyanto, Senin (18/1/2021).

Lanjut Udiyanto mengatakan, keempat tersangka ada dua warga asal Kecamatan Leuwimunding, yakni inisial DA (28) dan R (28).

Sedangkan, tersangka inisial S (26) adalah warga Kecamatan Sumberjaya dan AB (25) warga Kecamatan Cingambul.

Dari keempat tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa obat keras jenis Trihexyphenidyl 338 butir, 271 butir Tramadol dan 10 butir pil Riklona.

"Dari tiga pengedar inisial R kami amankan 38 butir Trihexyphenidyl, dari DA 120 butir Trihexyphenidyl  dan 100 butir Tramadol, dan yang terbanyak dari S ada 180 butir Trihexyphenidyl dan 171 butir Tramadol, sedangkan dari pemakai inisial AB terdapat 10 butir pil Riklona," ucapnya.

Keempat pelaku tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tersebut kini telah masa hukuman.

Dengan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 (ayat) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba.

"Pelaku dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara," tandasnya.

Disamping itu, AKP Udiyanto mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak sekali-sekali menggunakan narkoba.

Baca juga: Sepasang Pria dan Wanita Muda Kepergok di Balik Selimut Sedang Apa? Polisi Gerebek Kos di Kota Tasik

Baca juga: Di Indramayu Banyak Suami Ceraikan Istri, Alasannya soal Kebutuhan Biologis karena Istri Lakukan Ini

Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved