Breaking News:

Puluhan Pejabat Kuningan Kaget di Tengah Rakor Tiba-tiba Didatangi Petugas BNN untuk Tes Urine

Kepala Badan Narkotika Kuningan (BNK) Edi mengatakan, kegiatan tadi merupakan instruksi dari Bupati Kuningan yang bersifat rahasia.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Petugas BNN Kabupaten Kuningan menggelar tes urine saat berlangsung Rakor Pemkab Kuningan 2021, Rabu (6/1/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sebanyak 73 pejabat eselon II dan III mengikuti tes urine saat sedang mengikuti rapat koordinasi Pemkab Kuningan 2021 di salah satu hotel di Kuningan.

Tes itu yang dilakukan secara mendadak membuat para pejabat kaget.

Kepala Badan Narkotika Kuningan (BNK) Edi mengatakan, kegiatan tadi merupakan instruksi dari Bupati Kuningan yang bersifat rahasia.

Baca juga: Kadinkes Kota Cirebon: Nakes Disuntik Vaksin Covid-19 Pekan Depan, Kami Siapkan Antisipasi Terburuk

Baca juga: Teddy Ngotot Minta Warisan Lina, Denny Darko Sebut Teddy Tak Hanya Incar Uang: Ada Unsur Sakit Hati

Baca juga: Suka Tak Suka, Mau Tak Mau, Vaksin Covid19 Wajib Disuntikkan ke Tubuh Kita, Ridwan Kamil Beri Alasan

"Sebelumnya kami tidak mengetahui  ada agenda, namun pas ada kegiatan rakor tadi diminta untuk lakukan tes urine," kata Edi, Rabu (6/1/2021).

Mengenai jumlah pejabat total dari esselon II dan III itu ada sebanyak 73 orang berikut Bupati Kuningan H Acep Purnama.

"Total peserta tes urine tadi diawali pengambilan air seni Bupati dan diikuti rombongan pejabat daerah lainnnya," katanya.

Disinggung soal hasil daripada tes urien tadi, kata Edi, idealnya bisa dikabarkan oleh Bupati Kuningan langsung.

"Sebab hingga saat ini semua hasilnya bagus dan bentuk laporan tertulis, kami akan segerakan di kirim ke Pak Bupati," katanya. 

Tes Urine Buat PPPK

Beberapa waktu sebelumnya, ratusan tenaga pendidik dan pemerintah yang tergolong kategori Pegawai Pemerintah dengan kontrak kerja (P3K) di Kabupaten Kuningan, menjalani tes urine di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Tes urine itu dilakukan untuk mengetahui adanya zat adiktif atau obat tertentu dalam air seni para pegawai termasuk untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Kuningan dr. Wahyu Fitrina Handayani saat menjelaskan kepada wartawan di sela kegiatan tadi, Senin (7/12/2020).

Ia mengatakan, tes urine dilakukan berdasarkan permintaan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM).

Baca juga: Ridwan Kamil Warning Habib Rizieq Shihab, Jangan Bawa Massa Saat Hadiri Pemanggilan di Polda Jabar

Baca juga: Polisi Klaim Anggotanya Diserang Loyalis Habib Rizieq Pakai Senjata Api, Jubir FPI: Gak Punya Senpi

Baca juga: KISAH Tukang Ojek Jadi Anggota TNI Serka Elkana hingga Bisa Selfie dengan Jenderal Andika Perkasa

"Pelaksanaan ini, kita diminta bantuan dari BKPSDM untuk melakukan tes urine kepada para pegawai,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved