Breaking News:

Kadinkes Kota Cirebon: Nakes Disuntik Vaksin Covid-19 Pekan Depan, Kami Siapkan Antisipasi Terburuk

Vaksin yang masuk ke tubuh manusia berpeluang menimbulkan reaksi antigen antibodi, dan setiap orang berbeda-beda

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Seorang tenaga kesehatan saat menjalani skrining dalam simulasi vaksinasi Covid-19 di Aula Dinkes Kota Cirebon, Jalan Kesambi Raya, Kota Cirebon, Rabu 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sebanyak 2900 tenaga kesehatan di Kota Cirebon bakal disuntik vaksin Covid-19 mulai pekan depan.

Mereka akan menjalani vaksinasi di 25 titik yang telah ditentukan, yakni 22 puskesmas dan tiga rumah sakit di Kota Cirebon.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edy Sugiarto, mengakui telah menyiapkan antisipasi terburuk.

Baca juga: Bandara Kertajati di Majalengka Kolaps di Masa Pandemi, Ini Langkah untuk Menghidupkan Kembali

Baca juga: Suka Tak Suka, Mau Tak Mau, Vaksin Covid19 Wajib Disuntikkan ke Tubuh Kita, Ridwan Kamil Beri Alasan

Baca juga: Teddy Ngotot Minta Warisan Lina, Denny Darko Sebut Teddy Tak Hanya Incar Uang: Ada Unsur Sakit Hati

Mengingat reaksi yang muncul setelah disuntik vaksin pada setiap orang berbeda-beda.

"Kami mengerjakan yang terbaik dan mempersiapkan kemungkinan terburuk," kata Edy Sugiarto saat ditemui usai simulasi vaksinasi di Aula Dinkes Kota Cirebon, Jalan Kesambi Raya, Kota Cirebon, Rabu (6/1/2021).

Ia mengatakan, vaksin yang digunakan di Kota Cirebon ialah Sinovac buatan Tiongkok.

Secara umum vaksin tersebut merupakan virus yang telah dilemahkan untuk memicu tubuh memproduksi antibodi sendiri.

Selain itu, rentang waktu hingga munculnya reaksi setelah disuntik vaksin pada setiap orang juga berbeda.

"Vaksin yang masuk ke tubuh manusia berpeluang menimbulkan reaksi antigen antibodi, dan setiap orang berbeda-beda," ujar Edy Sugiarto.

Edy menyampaikan, jika reaksinya muncul secara cepat maka orang yang disuntik vaksin bisa saja pingsan.

Namun, kemunculan reaksi juga bisa lambat, yakni beberapa jam atau hari setelah disuntik vaksin tersebut.

"Reaksi lambat biasanya muncul bercak merah ataupun alergi, dan sekecil apapun itu harus diantisipasi," kata Edy Sugiarto. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved