Breaking News:

KPU Majalengka Masih Menunggu Keputusan Pusat Terkait Wacana Gelaran Pilkada 2022

Jika pelaksanaan Pilkada Serentak dimajukan, jelas Agus, artinya Pilkada Majalengka berpotensi digelar pada 2022 mendatang.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Eki Yulianto/Tribuncirebon.com
Ketua KPU Majalengka, Agus Syuhada saat menerima penghargaan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Majalengka masih menunggu keputusan pusat terkait mengemukanya gelaran Pilkada yang dimajukan pada 2022.

Ketua KPU Majalengka Agus Syuhada mengatakan, pihaknya tidak mengambil sikap apapun sampai ada keputusan resmi.

"Memang ada ke arah sana (wacana dimajukan menjadi 2022) sedang dibahas draft RUU nya. Tapi kita akan berpegang teguh pada aturan dan keputusan resmi. Paling pertengahan tahun nanti," ujar Agus, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Antisipasi Pilkada Digelar 2022, KPU Majalengka Ajukan Anggaran ke DPRD Rp 121 Miliar

Baca juga: Pendaftaran TNI AD 2021 untuk Lulusan SMA/SMK, Akmil, Tamtama, dan Bintara Cek Persyaratannya

Jika pelaksanaan Pilkada Serentak dimajukan, jelas Agus, artinya Pilkada Majalengka berpotensi digelar pada 2022 mendatang.

Namun jika tidak ada perubahan, Pilkada Majalengka akan digelar pada 2023.

"Keputusan resmi pusat, itu yang akan jadi acuan kita. Tapi kapanpun dilaksanakan, kami siap untuk menyelenggarakan Pilkada," ucapnya.

Agus Syuhada menyatakan, sesuai dengan ketentuan Undang-undang, pelaksanaan Pilkada Majalengka dilaksanakan di tahun 2023.

Meskipun demikian, sambung dia, KPU Majalengka mengusulkan anggaran sebagai persiapan akan dibahas bersama dengan Komisi A jika diajukan pada tahun 2022.

"Sementara kami masih menunggu perkembangan karena secara resmi DPRD belum mendapat pemberitahuan dari KPU terkait usulan pengajuan anggaran Pilkada 2022," jelas dia.

Sementara itu, Komisioner KPU lainnya, Cecep Jamaksari menyatakan siap apabila Pilkada Serentak 2023 dimajukan di tahun 2022.

Menurut Cecep, wacana itu muncul setelah pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu hampir menyepakati perihal pembatalan Pilkada serentak pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) pada Pemilu 2024 mendatang.

"Jika Pilkada Majalengka diajukan dari jadwal yang direncanakan tahun 2023 menjadi 2022 prinsipnya kami KPU Majalengka siap melaksanakan,” terangnya.

Menurut Cecep, sebagai langkah antisipasi apabila Pilkada benar dimajukan di tahun 2022, DPRD Majalengka diharapkan menganggarkan pos khusus untuk pelaksanaan Pilkada agar nantinya tidak kerepotan.

Ia menambahkan, terkait wacana Komisi II DPR RI tersebut telah dikomunikasikan dengan DPRD Majalengka.

Soal jadi atau tidaknya Pilkada di 2022 atau 2023 sangat bergantung aturan yang dibuat oleh DPR RI nantinya.

Baca juga: Disorot Media Asing Harta Kekayaan Nikita Mirzani Kalahkan Raffi Ahmad, Inilah Sumber Kekayaan Nyai

Baca juga: Adhietya Mukti Sempat Dikira Lawan Main Gisel di Video Syur, Anaknya Diledek: Papanya Aktif Ya

“Kami sudah menjalin komunikasi juga dengan DPRD Majalengka, agar dimasukkan anggaran untuk Pilkada di tahun 2022, sebagai antisipasi jika benar Pilkada Majalengka dimajukan,” kata Cecep.

Sebagai informasi, Bupati dan Wakil Bupati saat ini, Karna-Tarsono akan berakhir masa jabatannya di tahun 2023 mendatang.

Karna yang sebelumnya sudah dua kali menjabat sebagai Wakil Bupati Majalengka belum memastikan akan mencalonkan diri pada Pilkada berikutnya.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved