Breaking News:

Mantan Direktur PDSMU Jadi Tersangka

Ada Sejumlah Saksi yang Janji Nakal Kembalikan Uang Dugaan Korupsi PDSMU Majalengka

Kejaksaan Negeri Majalengka telah memeriksa 22 saksi terkait kasus tindak pidana korupsi di Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Eki Yulianto/Tribuncirebon.com
Konferensi pers yang digelar Kejaksaan Negeri Majalengka pada, Rabu (30/9/2020) untuk mengungkap tersangka dalam kasus korupsi di PDSMU 

Masih dijelaskan dia, Ap yang berasal dari Kecamatan Ligung mengelola dana tersebut untuk pengadaan gabah bekerjasama dengan pihak Bulog.

INI Kronologi Oknum Mahasiswa dan Janda di Kuningan Ditangkap Polisi Karena Bisnis Sabu

Namun ternyata, hasilnya masuk ke rekening pribadi.

"Sedangkan dengan Ar melakukan kerjasama bidang jasa pengadaan buku yang akhirnya sebagian dana tidak dikembalikan ke kas PDSMU, pengadaan buku juga tidak berlanjut," jelas dia.

Sementara, sambung dia, aliran dan kepada Ac sebesar Rp 500 juta, uangnya dikeluarkan dari rekening PDSMU.

“Tersangka Jun mengatakan uang yang diserahkan kepada mereka adalah pinjaman, namun berdasarkan Perda No 3 tahun 2009 tentang PDSMU tidak ada satu poin pun bidang usaha tentang simpan pinjam keuangan,” kata Guntoro.

INI Klarifikasi Najwa Shihab Wawancarai Bangku Kosong Saat Menkes Terawan Tak Datang ke Mata Najwa

Sebab, Guntoro menambahkan, 6 unit usaha yang tertera pada Perda adalah minyak dan gas bumi, pertambangan mineral, agribisnis, industri perdagangan dan jasa, telekomunikasi dan pariwisata.

"Pada perjalanannya usaha yang dikerjakan hanya dua yakni agribisnis, industri perdagangan dan jasa," tuturnya.

Bakal dikenai tiga pasal

Mantan Direktur Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU) Majalengka yang kini berstatus tersangka korupsi bakal dikenai 3 tiga pasal.

Tiga pasal tersebut yakni, Pasal 2, Pasal 3 dan Pasal 9.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved