Breaking News:

PSBB di Jakarta

Aktivitas Perkantoran di Jakarta Akan Dibuka Mulai 8 Juni, Karyawan Yang Kerja Dibatasi 50 Persen

Pembagian jam kerja ini bertujuan untuk menghindari antrean panjang yang menimbulkan kerumunan di tempat kerja, terutama di gedung-gedung tinggi.

Editor: Machmud Mubarok
Tribunnews.com
Gubernur DKI, Anies Baswedan 

TRIBUNCIREBON.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, aktivitas perkantoran di Jakarta bisa dimulai kembali pada 8 Juni 2020.

Namun, karyawan yang bekerja di kantor dibatasi maksimal hanya 50 persen dari total karyawan, sedangkan sisanya tetap bekerja dari rumah.

"Perkantoran akan bisa dimulai pada hari Senin, tanggal 8 Juni, dengan kapasitas 50 persen," ujar Anies dalam siaran YouTube Pemprov DKI, Kamis (4/6/2020).

Transisi Ketentuan lainnya, setiap perusahaan harus membagi jam kerja karyawan yang bekerja di kantor.

"Kami haruskan dibagi sekurang-kurangnya dua shift jam kerja," kata Anies.

Dia mencontohkan, jam kerja kelompok pertama bisa dimulai pukul 07.00 WIB, sedangkan kelompok kedua mulai bekerja pukul 09.00 WIB.

Pembagian jam kerja ini bertujuan untuk menghindari antrean panjang yang menimbulkan kerumunan di tempat kerja, terutama di gedung-gedung tinggi.

Dengan demikian, pergerakan orang di perkantoran tetap terkendali demi mencegah risiko penularan Covid-19.

"Supaya kedatangannya, masa istirahat, kepulangan, jumlahnya tidak terlalu banyak," ucapnya.

Begini Tatacara Refund Dana Haji Khusus hingga Reguler, Karena Ibadah Haji 2020 Dibatalkan

Mendekam di Nusakambangan, Habib Bahar Bin Smith Tak Tinggal Diam, Minta Pengacara Temui Fadli Zon

Siapa Tahu Rezeki Anda, Nih Ada Lowongan Kerja di Kementerian Koperasi dan UKM LPDB-KUMMKM 2020

Adapun Anies memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di Jakarta hingga akhir Juni 2020.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved