Guru Honorer Indramayu Positif Corona

BREAKING NEWS: Guru Honorer di Indramayu Positif Corona, Diduga Terpapar Suaminya yang Dari Jakarta

Guru honorer itu adalah seorang perempuan berinisial YM (36) warga Kecamatan Anjatan.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Kamis (28/5/2020). 

Oleh dokter, pasien didiagnosa menderita pneumonia dengan sepsis ec Covid-19.

Adapun status pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 dipastikan melalui hasil laboratorium yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (FK UGJ) Cirebon.

 Preman Pensiun 4 Episode Terakhir Malam Ini, Lanjutan Cerita Kang Mus & Willy, Ini Link Streamingnya

Hasil swab tenggorokan pasien tersebut baru diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu pada Sabtu 23 Mei 2020.

Deden Bonni Koswara menyampaikan, dari kasus tersebut dapat disimpulkan seluruh pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia yang berjumlah 3 orang di Kabupaten Indramayu sebelumnya berstatus PDP meninggal dunia.

"Untuk total PDP meninggal dunia di Kabupaten Indramayu sampai Senin 25 Mei 2020 berjumlah 57 orang," ujar dia.

Positif Covid-19

Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali mengumumkan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (26/5/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien terbaru itu adalah laki-laki berinisial TJ (46) warga Kecamatan Tukdana.

 Tidak Ada Cuti Bersama Lebaran, Para ASN di Majalengka Mulai Kerja Hari Ini

"Kasus terkonfirmasi ini kami dapat dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati Cirebon (FK UGJ) pada hari Sabtu 23 Mei 2020 sekitar pukul 16.00 WIB," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu.

Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien tersebut diketahui baru pulang dari Jakarta, disana pasien merupakan pedagang sayuran.

Pasien pulang ke Kabupaten Indramayu pada 20 Mei 2020 dalam keadaan sakit.

 Ogah Bayar Ongkos Taksi, Pria Positif Corona Malah Ludahi Sang Sopir hingga Tertular dan Meninggal

Saat itu ia mengeluhkan gejala-gejala yang mirip dengan virus corona, yakni demam tinggi, nyeri tenggorokan, nyeri menelan, batuk disertai sesak napas berat.

"Setelah pulang dan menurunkan istri dan anaknya pasien langsung ke RSUD Indramayu," ujarnya.

Kendati demikian, pasien tersebut meninggal dunia saat tengah dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu pada tanggal 21 Mei 2020 pukul 17.20 WIB.

 Anda Gagal Lolos Seleksi Kartu Prakerja? Duh, Jangan-jangan karena Masalah Ini

Atas penambahan tersebut hingga Senin 25 Mei 2020 diketahui pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Indramayu berjumlah 15 orang.

Tiga pasien meninggal dunia, tiga pasien sembuh, dan sembilan pasien lainnya masih mendapat perawatan intensif.

"Kami mohon doa kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Indramayu agar saudara kita yang sakit dapat segera sembuh dan kita yang sehat bisa terhindar dari wabah penyakit Covid-19 ini," ujar dia.(*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved