Guru Honorer Indramayu Positif Corona
BREAKING NEWS: Guru Honorer di Indramayu Positif Corona, Diduga Terpapar Suaminya yang Dari Jakarta
Guru honorer itu adalah seorang perempuan berinisial YM (36) warga Kecamatan Anjatan.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ia menceritakan, awalnya pasien mulai mengalami gejala yang mengarah pada Covid-19, seperti demam tinggi, sesak napas, dan gejala-gejala lainnya.
• Pedagang Pasar Sumber Cirebon yang Positif Covid-19 Pernah Berpergian ke Bandung
Pasien pun pada tanggal 14 Mei 2020 berobat ke Poli Bedah Syaraf, oleh dokter pasien didiagnosa memiliki penyakit kelainan otak atau AVM Intra Cranial.
Dengan kondisi tersebut, pasien lalu dirujuk ke RS PON Jakarta untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
Setelah kontak dengan RS rujukan, pihak dokter di sana memberikan saran agar pasien untuk dirapid test terlebih dahulu.
"Hasil rapid tes ternyata reaktif, sehingga pasien langsung test swab," ujar dia.
Dalam hal ini, disampaikan Deden Bonni Koswara pihaknya sudah melakukan tracing dan tracking terhadap kontak erat pasien sekaligus dilakukan pengambilan swab terhadap keluarga.
"Hasilnya belum keluar, tadi hari ini kita lakukan pengambilan swab," ucapnya.
Pedagang Positif Corona
Sebelumnya, Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu kembali bertambah, kini total sudah ada 15 pasien.
Tiga di antaranya bahkan meninggal dunia, tiga pasien sembuh, dan sembilan pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif.
• Asik Nongkrong di Malam Takbiran, Maling Motor di Cirebon Ini Diringkus Polisi
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien terbaru itu sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia.
"Iya sebelumnya, statusnya itu PDP meninggal dunia," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (26/5/2020).
Deden Bonni Koswara menyampaikan, pasien tersebut adalah laki-laki berinisial TJ (46) warga Kecamatan Tukdana.
Pasien meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Indramayu pada tanggal 21 Mei 2020 pukul 17.20 WIB.
• Tidak Ada Cuti Bersama Lebaran, Para ASN di Majalengka Mulai Kerja Hari Ini
Pasien tersebut juga diketahui baru pulang dari Jakarta pada 20 Mei 2020, di sana pasien biasa berdagang sayuran.