Bayi di Padang Ditinggal di Pinggir Warung sama Sepucuk Surat, Diduga Dibuang Mahasiswi: Saya Kilaf

Srisiani mengatakan awalnya ia mendapatkan informasi ada penemuan bayi, sehingga ia memastikannya ke lokasi yang dimaksud.

Editor: Mumu Mujahidin
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kantong kresek yang menutupi tubuh bayi saat ditemukan warga masyarakat, di lokasi samping warung, di Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (4/3/2020) 

"Pertama kali ditemukan, bayi tersebut cuma diam dan tidak menangis," kata Srisiani.

Saat ini bayi malang tersebut dirawat di ruangan NICU (Neotal Intensive Care Unit) RS Bhayangkara, yaitu tempat khusus untuk merawat bayi yang baru lahir.

Pantauan TribunPadang.com terlihat bayi dirawat dalam inkubator bayi oleh perawat RS Bhayangkara.

Bolos Kerja 7 Tahun, Polisi di Lampung Dipecat Dengan Tak Hormat, Sampai Harus Dijemput ke Rumah

Meski Kondisinya Membaik, Pasien Suspect Corona di RSUD Majalengka Akan Dirujuk ke RS Terdekat

Tinggalkan Pesan

Secarik kertas yang berisi surat juga ditemukan bersama si bayi yang dibuang di samping warung tersebut. 

Kertas berisi pesan yang ditujukan pada siapapun yang menemukan anak tersebut. 

Sejauh ini, bayi yang diduga dibuang oleh orangtuanya itu belumlah diberi nama.

Pada saat ditemukan kondisi bayi tersebut hanya dialasi kantong plastik atau kresek warna biru dan selembar kain untuk menutupi tubuhnya.

Srisiani (36) seorang warga mengatakan pada saat menemukan bayi ada secarik kertas berisikan pesan yang diduga dari orangtua anak perempuan yang ditemukan.

3 Pelajar SMA Siksa Pak Guru Secara Membabi Buta, Dipukul Sampai Terjatuh, Kepala Guru Diinjak-injak

Pemkab Cirebon Himbau Masyarakat Tidak Panik Terkait Virus Corona hingga Lakukan Panic Buying

Surat berisikan amanah agar siapa pun yang menemukan anak yang dibuang tersebut dianggap sebagai anak sendiri. 

Dalam surat juga tertulis kalau yang membuang anak tersebut masih sedang kuliah.

Dirinya pun akan berangkat ke Batam melanjutkan kuliah.

"Saat ditemukan ada kertas, kain, sama kantong kresek. Surat itu seperti meninggalkan amanah. Di dalamnya dituliskan untuk menerima anaknya," ujar Srisiani, Rabu (4/3/2020).

Dijelaskan dalam surat itu selain menitipkan anaknya, ibu dari anak tersebut juga mengatakan kalau ia sedang kuliah.

Berikut petikan pesan yang ditulis di secarik kertas tersebut.

Rincian Gaji Terbaru PNS Mulai Gaji Pokok Golongan 1-4 Lengkap dengan Rincian Tunjangan

Update Hari Ini Virus Corona: 93.147 Terinfeksi, 3.202 Meninggal Dunia, dan 51.764 Dinyatakan Sembuh

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved