Bayi di Padang Ditinggal di Pinggir Warung sama Sepucuk Surat, Diduga Dibuang Mahasiswi: Saya Kilaf

Srisiani mengatakan awalnya ia mendapatkan informasi ada penemuan bayi, sehingga ia memastikannya ke lokasi yang dimaksud.

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kantong kresek yang menutupi tubuh bayi saat ditemukan warga masyarakat, di lokasi samping warung, di Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (4/3/2020) 

TRIBUNCIREBON.COM - Penemuan bayi Selasa (3/3/2020) tengah malam di Kota Padang mengejutkan warga.

Bayi yang diduga dibuang orangtuanya itu dialasi kantong plastik atau kresek berwarna biru.

Sementara sebagai selimut, ada selembar kain yang menutupi tubuh mungilnya.

Secarik surat pun ditemukan bersama sang bayi yang kondisinya masih sehat.

Isi surat mengungkap sedikit alasan hingga bayi berjenis kelamin perempuan itu dibuang.

Bayi yang belum diberi nama itu ditemukan dalam keadaan sehat. 

Warga secara tidak sengaja menemukannya sekitar pukul 23.30 WIB, di samping warung di atas kursi kayu panjang di Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar.

Bayi mungil itu ditemukan pemilik warung.

Srisiani (36), seorang warga yang pergi bersama anggota Polsek Lubeg untuk mengantarkan bayi ke rumah sakit, berkeinginan untuk merawat bayi mungil tersebut.

Srisiani mengatakan awalnya ia mendapatkan informasi ada penemuan bayi, sehingga ia memastikannya ke lokasi yang dimaksud.

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved