Kisah Pilu Hayfa, Diculik ISIS & Diperkosa Berulang Kali Lalu Dijual Seperti Hewan Ternak

Kisah Pilu Hayfa, Diculik ISIS & Diperkosa Berulang Kali Lalu Dijual Seperti Hewan Ternak

Abc News via Tribunnews
Hayfa 

"Sekitar tengah hari, ada yang mengetuk pintu."

"Paman suami saya berlari ke arah kami sambil berkata, 'ISIS ada di Kocho'."

Niat Dengar Curhatan, Oknum Guru Ngaji Ini Malah Cabuli Gadis Hingga Tiga Kali di Lingkungan Masjid

Baru Seminggu Dilantik, Belasan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Gadaikan SK ke Bank

Kelompok teroris itu menggiring 1.200 penduduk kota ke sekolah setempat.

"Mereka memerintahkan kami untuk masuk Islam. Tak ada yang masuk Islam. Setelah itu mereka membawa para pria. Kami tak tahu ke mana mereka membawa mereka," katanya.

Saksi mata mengatakan kepada PBB bahwa para pria itu dibawa pergi dan ditembak.

Terlepas dari laporan itu, Hayfa terus yakin pada harapannya "bahwa ia akan melihat suaminya dan kembali bahagia".

Video Mesum Warga Sumedang Ada yang Tersebar Dinilai Mencoreng Citra Sumedang yang Agamis

Rayya Jadi Aktor Video Porno dari Tahun 2016, Bermain Dengan Wanita Selain Sosok V Vina Garut

Tetapi pada suatu hari di bulan Agustus 2014, mimpi buruk Hayfa dan para perempuan Yazidi lainnya justru baru dimulai.

Selama lebih dari dua tahun, Hayfa Adi diperdagangkan di antara militan ISIS di Irak dan Suriah, dibeli dan dijual 'sekitar 20 kali'.

"Banyak orang membawa saya, menyiksa saya, memukul saya," katanya.

Ia berontak terhadap para penawannya kapan saja ia bisa, menentang perintah mereka untuk membuka pakaian bagi calon pembeli.

Portugal Menang Telak, Cristiano Ronaldo Cetak 4 Gol ke Gawang Lithuania di Kualifikasi Euro 2020

"Saya menolak untuk menunjukkan tubuh saya kepada mereka," katanya.

"Kami harus menunjukkan tangan kami. (Berkulit) putih dianggap baik. Dan mereka akan melihat apakah rambut kami indah dan panjang."

Hayfa Adi berulang kali diperkosa, tetapi ketakutan terbesarnya adalah kehilangan anak-anaknya.

"Mereka mengambil putra tertua saya dari saya selama satu bulan karena saya tak mau tidur dengan penculik saya," katanya.

"Mereka mengikat tangan dan kaki saya, menutup mata saya dan menyumbat mulut saya. Mereka memukul saya dan membuat saya terkunci di sebuah ruangan."

Baru Seminggu Dilantik, Belasan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Gadaikan SK ke Bank

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved